Viewer: 787
0 0

Home / Politik

Selasa, 1 September 2020 - 15:36 WIB

Mujahid 212 Sudah Kapok: Kami Tidak Lupa Perilaku Tidak Beradab Prabowo setelah Pemilu Kemarin

Viewer: 788
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Kompasnasional | Prabowo Subianto mendapat dukungan dari alumni 212 atau mujahid 212 di Pilpres 2019 lalu.

Akan tetapi, mereka memastikan tidak akan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra itu lagi jika ia kembali maju di Pilpres 2024 mendatang.

Demikian disampaikan aktivis mujahid 212, Damai Hari Lubis menyusul kabar Prabowo kemungkinan bakal kembali maju sebagai capres.

“Bisa dipastikan kami menjadi kelompok utama yang menolak Prabowo bila benar dirinya lolos sebagai kandidat capres 2024,” tegas Damai kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Baca Juga  Nasdem Usung Mantan Napi Koruptor di Pilkada Sulut

Kuasa hukum Habib Rizieq ini menilai, Prabowo sudah tidak pantas lagi maju sebagai capres.

Itu setelah sikapnya kepada mujahid 212 pasca Pemilu 2019 lalu.

“Kami tidak lupa terhadap perilaku tidak beradab Prabowo setelah pemilu kemarin,” cetus Damai.

Damai menyatakan, pihaknya sebagai barisan utama pengikut Ijtima Ulama yang pernah mendukung Prabowo mengaku sudah kapok memberikan dukungan kepada Prabowo.

Damai lantas menyebut bahwa Prabowo sudah berkali-kali mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga  Era SBY Boleh Kenapa Era Jokowi Tak Boleh ?

“Faktanya, terbukti kami melihat serta merasakan Imam Besar Habib Rizieq Shihab telah berulangkali atau sekian kali dihianati Prabowo,” ujar Damai.Untuk diketahui, dalam hasil survei sejumlah lembaga menempatkan Prabowo Subianto sebagai kandidat capres terkuat.

Dalam survei elektabilitas itu, Menteri Pertahanan itu tetap mengungguli sejumlah nama kandidat lainnya.

Seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jaw Barat Ridwan Kamil, sampai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan Drama Terkait Penyegelan Pulau Reklamasi

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Politik

Partai Masyumi Reborn Dideklarasikan, PBB : Mereka Itu Berseberangan Sama Yusril Ihza Mahendra
Foto Istimewa

Berita

Isi Rekening Brigadir J Nyaris 100 Triliun, PPATK-BNI Beri Penjelasan

Politik

Tak Diundang Acara PDIP yang Dipimpin Puan, Ganjar di Jakarta Bertemu Megawati

Politik

Temui Langsung Surya Paloh, Jokowi Disebut Memohon agar Adik Iparnya Tak Direkomendasikan di Pilkada

Politik

Mahasiswa Doktor Ilmu Politik UIN Usulkan E-voting Pemilu lewat Gawai

Politik

Bamsoet Dorong Kapolri Tambah Satu Bintang di Pundak Paulus Waterpauw