Viewer: 1594
0 0
Viewer: 1595
0 0

Home / Kriminal

Senin, 31 Agustus 2020 - 14:43 WIB

Detik-detik Adik Ipar Edo Kondologit Tewas Dianiaya di Sel Tahanan dengan Luka Tembak, Terungkap Pelaku Ucapkan Ini saat Korban Meregang Nyawa

Viewer: 1596
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

Kompasnasional | Detik-detik tewasnya adik ipar dari penyanyi Edo Kondologit yang juga politisi PDI-P di sel tahanan terungkap.

Seperti diketahui, adik ipar Edo yang berinisial YKR tewas saat beraa dalam tahanan Mapolres Sorong, Papua.

Hal yang membuat Edo semakin geram adalah fakta bahwa adik iparnya tersebut tewas karena dianiaya.

Apalagi, ada luka tembak yang ditemukan pada tubuh YKR yang sampai menjelang ajalnya masih menolak tuduhan kejahatan yang dialamatkan kepadanya.

Namun, nahas, belum sempat membuktikan bahwa dirinya bukanlah pelaku kejahatan yang dituduhkan kepadanya, YKR sudah meregang nyawa.

Polisi segera menemukan pelaku penganiayaan yang ternyata tidak lain merupakan tahanan lain yang berada di sel yang sama.

Polisi juga menemukan bagaimana pelaku coba mengelabui petugas saat YKR sedang meregang nyawa.

Berikut ini kronologi tewasnya YKR, adik ipar Edo Kondologit.

Adik ipar politisi PDI-P Edo Kondologit berinisial YKR tewas saat berada di dalam sel tahanan Mapolres Sorong, Papua.

Baca Juga  Editor Metro TV Tewas Ditusuk, Polisi Temukan Pisau Bergagang Hitam

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Misbhacul Munir mengatakan, korban sebelumnya ditangkap polisi pada Kamis (27/8/2020).

Penangkapan adik ipar Edo Kondologit tersebut atas kasus dugaan pencurian dan pembunuhan yang disertai dengan pemerkosaan terhadap seorang nenek berusia 70 tahun.

Saat ditangkap, kaki yang bersangkutan juga terpaksa ditembak petugas karena dianggap melawan dan berusaha melarikan diri.

Setelah itu, yang bersangkutan dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan sebelum meninggal kami sedang melakukan interogasi dan ia mengakui ada hubungan ipar dari Edo Kondologit. Sebelumnya, dia mengaku tidak bersalah dalam kasus pembunuhan yang disertai pemerkosaan itu,” ujar Misbhacul, Minggu (30/8/2020).

Namun naas, saat berada di dalam sel tersebut, YKR justru diduga dianiaya tahanan lain hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga  Oknum Polisi di Jatim dari Tingkat Polsek Hingga Polda Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Dari hasil penyelidikan sementara, tahanan yang melakukan penganiayaan terhadap YKR itu diketahui berinisial C.

Saat kejadian itu, korban sempat dievakuasi petugas ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Namun, nyawa korban tak berhasil diselamatkan.

“Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Satu tersangka inisial C sudah mengakui perbuatannya,” jelasnya.

“Usai menganiaya korban hingga tak sadarkan diri itu, tersangka sempat memanggil petugas piket jaga, “Pak…Pak, ada tahanan yang lemas’. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, tapi sudah meninggal dunia,” terangnya.

Mengetahui adik iparnya tewas di dalam tahanan itu, Edo Kondologit geram.

Dalam video yang viral di media sosial tersebut, Edo akan menuntut keadilan kepada aparat kepolisian.

“Kita menuntut keadilan, keluarga akan proses ini. Kita akan menuntut Propam, menuntut polda, polsek,” ujar Edo.(GS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Nikahi Pria Pilihan, Dua Wanita Di Pakistan Dibunuh Kakak Sendiri
Pengendara Verza Tewas Tabrak Samping Tronton-kompasnasional

Arsip

Pengendara Verza Tewas Tabrak Samping Tronton
Pulang Berlebaran, Fatmawati Tak Berdaya Dicegat Begal-kompasnasional

Arsip

Pulang Berlebaran, Fatmawati Tak Berdaya Dicegat Begal

Kriminal

Sosok Pria Ditemukan Tewas di Pantai Pandan

Berita

Hanya 1 Jam Diperiksa KPK, Perantara Suap Emirsyah Irit Bicara

Arsip

‘Semedi’ di Gunung Lawu, Dimas Kanjeng Sempat-Sempatnya Gaet Pengikut

Arsip

Fakta-fakta Kasus Suap Anggota DPRD Kebumen Terkait Proyek Rp 4,8 M
Jessica Tidur Beralas Matras Tipis, Berdesakan dengan 20 Tahanan-Detikasia

Arsip

Jessica Tidur Beralas Matras Tipis, Berdesakan dengan 20 Tahanan