Viewer: 756
0 0

Home / Ekonomi

Jumat, 17 Juli 2020 - 15:16 WIB

Dibanderol Rp17 Triliun, Mal Taman Anggrek Terjual Lewat Situs Properti

Viewer: 757
0 0
Terakhir Dibaca:48 Detik

Kompasnasional | Salah satu mal ternama di Jakarta, Mal Taman Anggrek ternyata telah dijual oleh pemiliknya. Tak tanggung-tanggung, harganya Rp17 triliun.

Hal itu terungkap melalui situs penjualan properti rumahdijual.com. Beberapa waktu yang lalin, situs tersebut menyebut Mal Taman Anggrek dijual dengan harga Rp17 triliun.

Di situs tersebut, iklan penjualan Mal Taman Anggrek diketahui terpasang pada 14 Juli 2020, pukul 12.17. Namun saat galamedianews mengakses situs pada Kamis 16 Juli 2020, Mal Taman Anggrek telat dinyatakan “Sudah Laku/Tidak Tersedia Lagi”.

Baca Juga  Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya Kunjungi Desa Tertinggal di Papua

Tidak diketahui pembeli mal yang terletak di Jalan Letjen S Parman kav 28 Tanjung Duren, Jakarta Barat tersebut.

Dalam keterangannya disebutkan Mal Taman Anggrek bersertifikat Hak Guna Bangunan. Luas tanahnya 55.000 m2 dengan luas bangunan 360.000m2 dan 8 lantai.

Baca Juga  Maybank Siap Ganti Duit Winda, Hotman: Rp 22 M Uang Kecil!

Mal ini dibuka pada Agustus 1996 dengan jumlah toko dan jasa 528 unit, toko induk 3 unit dan mampu menampung 4.000 mobil. Sedangkan fasilitas mal di antaranya, taman, ATM center, wifi, dan CCTV. (GM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ekonomi

How One Furniture Manufacturer Goes ‘Beyond Sustainability’

Berita

Pendapatan UKM Anggota Bukalapak Melonjak 3 Kali Lipat di 2017

Arsip

Bank BNI dipercaya Polri layani samsat online secara nasional

Arsip

Harga Daging Sapi Lokal Tembus Rp 150.000, Daging Sapi Impor Cuma Rp 100.000/Kg

Berita

Kota Medan Dipilih Gelar Even Sepeda Nusantara

Arsip

Ada Wacana Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik
Menteri Keuangan Beberkan Pentingnya Tax Amnesty-KompasNasional

Arsip

Menteri Keuangan Beberkan Pentingnya Tax Amnesty

Arsip

Kantong Plastik Tidak Boleh Gratis Lagi