Viewer: 903
0 0

Home / Berita / Daerah

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:45 WIB

GMKI : ” ‍COVID-19 , The Next Walikota Pematangsiantar Bisa Apa?”

Viewer: 904
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 25 Detik

Kompas Nasional I Siantar

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menggelar diskusi, dengan tajuk “COVID-19, The Next Walikota Siantar bisa apa?”

Diskusi ini digelar terbatas dan live streaming pada hari Selasa  (14/07/2020) di 2DP Cafe Jalan Farel Pasaribu Pematangsiantar Sumatera Utara.

Seyogianya, diskusi ini mengundang Asner Silalahi, Binsar Situmorang, Ojak Naibaho, Rajamin Sirait, Hefriansyah Noor, akan tetapi hanya dihadiri Kristian Silitonga, Astronout Nainggolan dan May Luther Dewanto Sinaga sebagai pembicara, ungkap My Luther.

“Kita tetap membahas gagasan apa yang perlu untuk COVID-19 oleh para Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) meskipun para Bapaslon tidak menghadiri undangan kami.” ujar May Luther Dewanto Sinaga, Ketua GMKI Pematangsiatar-Simalungun.

Selain pembicara, diskusi ini juga melibatkan akademisi Robert Tua Siregar dan Pdt Beresman Nahampun dari tim advokasi lintas agama sebagai panelis.

Diskusi yang diawali oleh Moderator, Gading S ini mengungkap kekecewaan karena ketidakhadiran para Bapaslon dengan beragam alasan.

“Semoga para Bapaslon dapat hadir dilain waktu.” ujar Gading singkat.

Diskusi ini diawali oleh tanggapan Pembicara Astronout Nainggolan yang menyebut bahwa pandemi COVID-19 telah menguji dunia termasuk daya intelektualitas kita untuk berlomba memberi gagasan.

Baca Juga  Gubernur Kalbar H.Sutarmidji : Sikap Disiplin Harus diMiliki Seorang Pemimpin

“Jadi Pilkada ini bisa menjadi show beradu gagasan, karena untuk mengatasi pandemi ini kita harus butuh banyak ide-ide baru.” ujar Anggota DPRD Siantar yang mengaku telah mengurungkan niat menjadi Bacalon Walikota ini.

Sementara May Luther Dewanto Sinaga menyebut bahwa kota Pematangsiantar membutuhkan figur baru karena siantar sedang krisis kepemimpinan, terutama memahami persoalan COVID-19.

“Makanya pilkada 2020 inilah momentum untuk menemukan figur baru dengan referensi dapat menanganani isu COVID-19 yang sudah meresahkan masyarakat”, ujar Luther.

Sementara Kristian Silitonga menilai bahwa pandemi telah mengubah peta politik dan grand isu menjelang pilkada, sehingga para Bapaslon juga harus dapat menyesuaikan strategi politiknya.

“Sekarang isu money politik, isu agama tak lagi berlaku. Orang-orang telah pintar dengan mencari pemimpin yang paham COVID-19 karena pandemi COVID telah menyusahkan semua latarbelakang.” ujar Kristian.

Menanggapi tanggapan para pembicara, panelis Pdt Beresman Nahampun menyebut bahwa permasalahan COVID-19 tak cuma menitikberatkan walikota, namun juga DPRD yang dinilai tidak memaksimalkan potensi institusinya dalam penanganan COVID-19.

Baca Juga  Edi Targetkan 150 Ribu Warga Pontianak Telah Divaksin Hingga Akhir Juli

“Jadi tak cuma memilih walikota, tapi kita juga harus menyuarakan optimalkan fungsi DPRD karena mereka juga wakil kita.” ujar Beresman.

Senada dengan Beresman, Robert Siregar menilai masyarakat telah cukup pintar untuk memilih calon walikota selanjutnya karena isu pandemi telah menjadi isu besar yang menjadi tantangan besar bagi walikota selanjutnya.

“Karena pandemi ini bisa sampai tahun depan, jadi isu ini menarik perhatian semua orang karena menjadi tantangan besar bagi Bacalon.” ujar Robert.

Diskusi yang berlangsung selama 150 menit ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan tanggapan-tanggapan pembicara yang intinya mengharapkan masyarakat cerdas dengan memilih pemimpin yang paham penanganan covid sehingga penanganan COVID-19 menjadi grand isu.

“Kami tidak menyimpulkan, andalah yang meyimpulkan karena anda juga yang akan menentukan pilihan,” pungkas Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, May Luther Dewanto Sinaga dalam pernyataan penutupnya didampingi moderator Gading S.**
Penulis: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ny.Lismaryani Sutarmidji : Seorang Pemimpin Harus Memiliki Kecakapan Yang Baik

Berita

Raperda APBD Kalbar Tahun Anggaran 2022 di Sepakati Sebesar 6,6 T

Berita

Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Air Tiris

Berita

KADES BONANIONAN DOLOK SANGGUL : PENGELOLAAN UMKM SEBAGAI KOREKSI BUAT PEMKAB & JUGA PEMBUATAN JAMBAN PERLU SEGERA DIREALISASIKAN

Berita

KRL Baru Kena Lemparan Batu di Bogor, Rangkaian Tak Bisa Dipakai 3 Hari

Berita

Sejumlah Pegawai dan Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kartini Pematangsiantar Untuk Sementara Ditutup

Berita

Termasuk Kapolres Pematang Siantar, 3 Kapolres dan 3 PJU Polda Sumut Sertijab

Berita

Peduli Sesama, Polsek Bika Polres Kapuas Hulu Bagikan Sembako