Viewer: 691
0 0

Home / Gaya Hidup

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:45 WIB

Aturan UU Gowes Sepeda Sedang Disiapkan, Pengamat: Jangan Asal-asalan!

Viewer: 692
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Pemerintah diharapkan tidak asal-asalan dalam menyusun regulasi dunia pegowesan yang sedang disusun melalui Rancangan Undang-Undang (UU) Tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda di Jalan.Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno mengatakan, di Jakarta saja masih banyak sepeda yang digunakan sebagai transportasi untuk alat angkut komersial barang.
“Misalnya, di Kawasan Kota Tua ada yang jualan Siomay, Kopi Jamu dan sebagainya. Jadi jangan hanya mengatur sepeda yang tren saat ini tapi perlu koordinasi pemerintah daerah terkait,” ujar dia, di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, tata cara bersepeda sebenarnya telah diatur dalam UU lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai dari kewajiban pesepeda menggunakan prasarana hingga pengutamaan keselamatannya. Namun demikian, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi maka perlu pendanaan infrastruktur sepeda. “Seperti di Jakarta saja masih sangat kurang. Sedangkan keselamatannya tentu saja perlu dijamin pemerintah,” ungkapnya.
Djoko mengambil contoh perbandingan di mana Amerika Serikat (AS) pendanaan infrastruktur sepeda naik 40%, di Inggris memproritaskan pendanaan £2 miliar untuk infrastruktur sepeda. Apalagi, Inggris telah menggelontorkan dana sebesar £250 juta saat pandemi. “Kebijakan ini disebut sebagai kebijakan once in generation, karena untuk pertama kalinya pemerintah memprioritaskan pendanaan untuk infrastruktur sepeda dalam jumlah besar,” ucapnya.
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu membuat program pengembangan infrastruktur sepeda yang terhubung di seluruh kota dengan daerah dalam rangka mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Di sisi lain, kebijakan infrastruktur sepeda membantu kebijakan pengurangan emisi.
“Akan lahir investasi jalur sepeda sebagai jalur rekreasi sehingga ke depan diperlukan insentif komuter sepeda. Kalau pemerintah mendukung juga perlu skema kebijakan pemberian diskon bagi karyawan yang membeli sepeda untuk bekerja,” pungkasnya.(SN/Red)

Baca Juga  Nick Vujicic, Pria Tanpa Tangan dan Kaki ini Mampu Keliling Dunia
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi Gedung Setneg Jakarta

Ekonomi

Waduh, Pejabat Setneg Ini Dinonaktifkan gegara Istri Pamer Harta

Gaya Hidup

Viral Pasangan Menikah dengan Maskawin Ular Piton, Sempat Ditolak Keluarga

Gaya Hidup

Polisi Mediasi Ormas dan Wanita Bercadar Rawat Puluhan Anjing di Bogor, Ini Hasilnya

Gaya Hidup

Pengusaha Tampan Putra Siregar Ditetapkan Tersangka

Berita

Hutan Bakau Pembawa Untung

Gaya Hidup

Apa-apa Selalu Berdua, Wanita Kembar Ini Juga Berbagi Suami yang Sama

Berita

Selama Ditahanan Dhawiya Makin Religius

Gaya Hidup

Kisah Kapolsek Wanita Termuda & Cantik Iptu Dhayita, Anak Buahnya Seumuran Ayahnya