Viewer: 676
0 0

Home / Kesehatan

Jumat, 26 Juni 2020 - 15:30 WIB

Efeknya Berbahaya Bagi Tubuh, Mulai Hentikan Kebiasaan Makan dan Minum Sambil Berdiri! Ketahui Apa Saja Dampaknya untuk Tubuh

Viewer: 677
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

Kompasnasional | Orang tua selalu meminta kita untuk duduk ketika sedang makan maupun minum.
Hal ini ternyata bukan hanya sebagai bentuk sopan santun saat makan saja, lo, teman-teman.

Duduk saat sedang makan dan minum memang sebaiknya selalu dilakukan, karena ternyata berdiri ketika makan atau minum akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Yuk, ketahui apa saja efeknya bagi kesehatan kalau kita makan atau minum sambil berdiri.

Salah satu alasan kenapa kita harus duduk saat makan atau minum adalah karena kerja sistem pencernaan di dalam tubuh dipengaruhi oleh posisi tubuh ketika kita makan.

Makan sambil berdiri bisa membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat membuat lambung tidak cukup waktu untuk memecah zat-zat dalam makanan

Akibatnya,nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus jadi tidak maksimal.

Efek lain dari makan dan minum sambil berdiri ini masih berkaitan dengan efek sebelumnya, yang akan membuat perut jadi kembung.

Baca Juga  Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Saat makanan dan minuman tidak terserap dan tercerna dengan baik oleh usus, bisa menyebabkan perut kembung, menimbulkan rasa nyeri tidak nyaman, bahkan perut membesar.

Perut kembung juga disebabkan karena makan atau minum sambil berdiri membuat kita jadi menelan dengan lebih cepat.
Hal ini akan membuat lebih banyak udara masuk ke dalam sistem pencernaan, sehingga membuat perut kembung.

Saat makan sambil berdiri, pengosongan lambung terjadi lebih cepat. Akibatnya, lambung bisa menampung lebih banyak makanan selama makan.
Ditambah lagi, makan sambil berdiri membuatmu cenderung makan lebih cepat.

Saat makan lebih cepat dari biasanya, hormon yang bekerja mengirimkan sinyal kenyang ke otak jadi tidak punya waktu untuk bekerja.

Umumnya, saat sinyal ini akhirnya muncul,kita sudah terlanjur makan terlalu banyak.

Dengan makan secara perlahan, tubuh akan jadi lebih peka terhadap rasa kenyang dan bisa mengendalikan keinginan untuk makan.

Baca Juga  Peduli Kemanusian Asner Anjangsana ke Rumah Roida Siregar Penderita Kanker Payudara Stadium 4

Selain itu, rasa lezat dari makanan juga bisa dinikmati dengan lebih baik ketika kita makan secara perlahan.

Namun Ada Kondisi Tertentu yang Membuat Makan dan Minum Sambil Berdiri Lebih Dianjurkan

Meski makan dan inum sambil berdiri dianggap kurang sopan dan bisa menyebabkan efek tertentu bagi tubuh, ternyata ada kondisi tertentu yang justru dianjurkan untuk makan dan minum sambil berdiri.

Misalnya bagi penderita GERD, yang akan mengalami kenaikan asam lambung, maka makan dan minum sambil berdiri lebih disarankan.

Bagi penderita GERD, risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan akan lebih kecil kalau pengosongan lambung berlangsung lebih cepat.

Inilah sebabnya, penderita GERD dianjurkan untuk makan dan minum sambil berdiri, untuk mencegah risiko naiknya asam lambung ke tenggrokan.(GG/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar -kompasnasional

Arsip

Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar

Kesehatan

Wapres Ma’ruf Amin Mengingatkan Pentingnya Pesantren Menerapkan Protokol Kesehatan

Kesehatan

Gula dan Pemanis Buatan, Mana yang Lebih Berbahaya?

Kesehatan

Menkes Berharap PBNU Turut Sukseskan Program Vaksinasi Corona
43 Jenis Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya-kompasnasional

Arsip

43 Jenis Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

Kesehatan

Pakar: Penyebaran Covid-19 Paling Sering Terjadi Melalui Tangan
Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 "The Spirit of Papua"

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 “The Spirit of Papua”

Berita

Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret