Viewer: 649
0 0

Home / Ekonomi

Minggu, 7 Juni 2020 - 18:03 WIB

Ada pandemi Covid-19, volume transaksi J&T Express di bulan Ramadhan naik 50%

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Bulan Ramadan yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 membuat transaksi pengiriman barang meningkat signifikan di tahun ini. Pasalnya, masyarakat banyak memanfaatkan belanja secara online setelah sejumlah pusat perbelanjaan ditutup akibat penyebaran virus corona.

Jasa pengiriman pun ketiban berkah setelah pemerintah memutuskan larangan mudik. Sebagian besar masyarakat pun memilih untuk mengirim barang ke sanak keluarga sebagai pengganti ketidakhadiran saat Lebaran.

Public Relations J&T Express Elena mengatakan, pada bulan Ramadan, transaksi pengiriman meningkat 50% di bandingkan dengan Ramadan tahun lalu. Namun, dia menambahkan, jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi, kenaikan transaksi di bulan lalu mencapai 2 kali lipat.

Elena bilang, meski terjadi peningkatan pengiriman barang, pihaknya sempat mengalami kesulitan karena beberapa wilayah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga  Kisah Pengikut Dimas Kanjeng Setor Rp 202 M Dapat Emas Palsu 500 Kg

Terlebih, pengiriman jalur udara turut terkendala karena adanya pembatasan penerbangan. “Kendala yang dihadapi karena adanya pembatasan wilayah di beberapa area, terutama dalam pengiriman pada jalur udara. Namun, kami telah mengatasinya dengan menggenjot alternatif pengiriman jalur darat,” kata dia kepada Kontan.co.id, Minggu (6/6).

Lanjut Elena, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengiriman, perusahaan telah melakukan persiapan untuk memasuki puncak keramaian. Hal itu dilakukan dengan menambahkan sumber daya manusia, peralatan yang memadai serta memaksimalkan penggunaan mesin sortir otomatis yang dapat menyortir 30.000 paket per jam dengan 108 destinasi.

Nah, untuk menghadapi kenormalan baru, J&T Express tidak melakukan perubahan yang signifikan. Perusahaan tetap beroperasi sekaligus melayani kebutuhan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan yang sebelumnya sudah diberlakukan guna menjaga kenyamanan karyawan.

Baca Juga  PT Pos Indonesia Targetkan Pendapatan dari Kurir Rp 3,3 Triliun

“Perusahaan siap untuk menyambut new normal, sebab kami akan terus beroperasi dan di prediksi transaksi pengiriman juga akan stabil bahkan sedikit mengalami peningkatan. Sampai akhir tahun J&T memproyeksi volume pengiriman akan kembali normal, sama seperti Ramadan tahun sebelumnya,” lanjut Elena

Asal tahu saja, hingga saat ini pengiriman yang dilakukan J&T Express masih di dominasi oleh pulau Jawa dengan transaksi fashion, gadget, produk kecantikan serta kesehatan.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi

Berita

Kasus Net89, Harta Reza Paten dan Bekas Bandana Atta Halilintar Disita

Ekonomi

Porang Jadi Primadona di Sulbar

Berita

BWS Papua Kembangkan 3.200 hektare Lahan Irigasi yang Bisa Tingkatkan Perekonomian

Arsip

Lapangan Jambaran-Tiung Biru diperkirakan sumbang Rp 48 triliun hingga 2035

Arsip

Menteri Rini teteskan air mata lihat Telkom cepat tangani krisis satelit

Ekonomi

Antisipasi Mati Listrik Saat UN, SMA di Depok Sewa Genset Rp 10 Juta

Berita

Puncak Kekecewaan Sopir Angkot atas Penutupan Jalan di Tanah Abang…

Ekonomi

Bukan Izin, KPPU Sebut Ada Pelanggaran Pada Pengiriman Benih Lobster