Home / Ekonomi

Jumat, 19 Februari 2021 - 14:49 WIB

Meski Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi RI Terbaik ke-4 Setelah China, Vietnam dan Korsel

Viewer: 487
0 0
Terakhir Dibaca:58 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto meyakini prospek ekonomi Indonesia di masa depan cukup menjanjikan. Apalagi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini di nomor empat setelah China, Vietnam dan Korea Selatan.

Hal ini didorong oleh upaya pemulihan ekonomi nasional yang sudah berada dalam jalur yang benar.

“Di tengah pandemi, investasi di Indonesia masih meningkat yaitu Rp 826,3 triliun walaupun masih berada di bawah target Rp 900 triliun,” kata Menko Airlangga pada acara The 20th Indonesia Capital Market Student Studies yang diselenggarakan secara virtual, ditulis Jumat (19/2).

Baca Juga  Kasus Net89, Harta Reza Paten dan Bekas Bandana Atta Halilintar Disita

Dari segi capital market, rupiah mengalami perbaikan sehingga setara dengan berbagai financial currency di negara-negara ASEAN.

Kemudian, dari segi equity, jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 telah mengalami pemulihan yaitu pada level 6000. Harga komoditas ini didorong antara lain oleh kelapa sawit yang all time high. Ini membantu nilai tukar pekebun Indonesia.

Baca Juga  Menteri Jonan: Target Negosiasi Kontrak Freeport Selesai Akhir Juli

“Berbagai sektor di capital market sudah lebih baik dari pada awal tahun 2020 sehingga ini menambah keyakinan pereknomian kita positif,” ujarnya.

Dia menambahkan, lembaga-lembaga dunia juga mengkompromikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan positif 4,4 persen – 4,8 persen. Sementara pemerintah sendiri menargetkan pada posisi sekitar 5 persen.(L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Puncak Kekecewaan Sopir Angkot atas Penutupan Jalan di Tanah Abang…

Berita

Safari Politik ke Sumut, Ma’ruf Amin: Danau Toba Punya Potensi Wisata Luar Biasa

Ekonomi

Giant Tumbang, Asosiasi UMKM Minta Indomaret Cs Dibatasi

Ekonomi

Jepang Siapkan Rp57 Triliun untuk SWF Indonesia, 2 Kali Lebih Besar dari Investasi AS!

Arsip

Remaja Ini Tolak Tawaran Bisnis Senilai Rp 393 Miliar

Arsip

Wacana Harga Rokok Naik Jadi Rp 50.000 per Bungkus Menguat

Berita

PBB se-Indonesia Bantu Korban Kebakaran di Tapteng

Arsip

Menteri Jonan: Target Negosiasi Kontrak Freeport Selesai Akhir Juli