Viewer: 749
0 0

Home / Gaya Hidup

Minggu, 31 Mei 2020 - 00:52 WIB

Viral Berfoto dalam Kerumunan Saat PSBB, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Tangsel

Viewer: 750
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 7 Detik

Jakarta – Viral foto Wakil Wali KotaTangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie yang sedang berfoto dalam kerumunan di saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tengah berlangsung. Benyamin kemudian angkat suara terkait foto tersebut.

Sabtu (30/5/2020) dalam foto yang diunggah oleh salah satu akun Instagram tampak Benyamin sedang berfoto dengan sejumlah massa. Foto tersebut diberi caption “PSBB di Tangsel Serasa Tak Berlaku, Beredar Foto Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan Berkerumun bersama Laskar Anggrek,” yang diunggah pada Jumat (29/5).

Ada 6 foto dalam unggahan tersebut. Benyamin tampak dikerumuni oleh anggota laskar. Para peserta tampak menggunakan masker, namun ada yang mengenakan masker tidak menutupi hidung dan mulut.

Benyamin kemudian memberikan penjelasan. Benyamin menyebut kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (28/5) lalu di Kampung Rawa Lele, Ciputat, Tangsel.

“Itu adalah kegiatan halal bihalal Laskar Anggrek, organisasi kemasyarakatan yang bentuk sejak tahun 2010 yang lalu oleh masyarakat. Bisanya mereka suka kumpul secara reguler. Nah ini sudah lama nggak kumpul mereka kemudian mengadakan halal bihalal, dan saya diundang dalam kapasitas sebagai undangan,” kata Benyamin kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga  Deklarasi anti-narkoba 36 Artis Tandatangani MoU

Benyamin menyebut pada acara tersebut protokol peserta menerapkan protokol kesehatan. Serta menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Pada waktu setiap tamu yang datang itu diperiksa suhu tubuhnya dan diwajibkan menggunakan masker kemudian dicatat nama siapa. Saya sendiri waktu itu suhu tubuh saya 36,3 derajat. Waktu acara resmi semua protokol kesehatan semuanya itu mereka patuhi, jaga jarak, pakai masker, salamannya hanya pakai sikut aja, bahkan nggak ada salaman dari jauh saja,” jelasnya.

Namun setelah acara utama selesai, para peserta melakukan sesi foto bersama. Saat itulah terjadi kerumunan.

“Setelah acara itu maka acara makan, setelah makan sesi santai acara sudah selesai, acara sesi santai diisi dengan foto-foto. Nah ketika sesi foto ini saya sudah minta jaga jarak, yang foto 10 orang aja dulu ternyata nggak bisa. Akhirnya terjadi kerumunan seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Viral Geng Wanita di Aceh Gowes Pakai Baju Ketat, Wali Kota Murka, Lihat Tampilannya saat Ditangkap

Benyamin mengatakan sempat menegur peserta karena terjadinya kerumunan itu. Dia mengungkap telah menerapkan Peraturan Walikota No 13 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB.

“Jadi saya sebagai yang diundang saya langsung kemudian menegur kepada penanggung jawab Laskar Anggrek Pak Whwu Wibisanan pada waktu itu. Kenapa saya tegur karena dalam Perwal Nomor 13 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB di Tangsel sanksinya itu dari mulai teguran lisan, teguran tertulis dan seterusnya. Jadi sanksi sudah saya jalankan pada waktu itu yang bersangkutan,” jelasnya.

“Itu fotonya beberapa kelompok itu ya. Foto paling lama mungkin sekitar 10 sampai 15 menit karena setelah itu saya ninjau peternakan lelenya setelah dari situ saya pulang,” imbuhnya. (DC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Mulai Hari Ini ! Pemerintah Mewajibkan kepada seluruh warga Indonesia untuk mengenakan masker saat akan keluar rumah

Berita

Mulai Hari Ini ! Pemerintah Mewajibkan kepada seluruh warga Indonesia untuk mengenakan masker saat akan keluar rumah

Gaya Hidup

Ngeri! Jadi Makanan Favorit Sejuta Umat, Ilmuan Berhasil Bongkar Sisi Gelap Mi Instan dengan Bukti Ini

Gaya Hidup

4 Penyakit Mematikan Dipicu Kekurangan Serat

Berita

Zega Pimpin PAC PP Sibolga Selatan Serahkan Bantuan Korban Ledakan

Berita

Perdana Main Film Horor, Ini Tanggapan Pevita Pearce

Gaya Hidup

TNI Gadungan di Medan Ditangkap, Lihat Fotonya

Gaya Hidup

Seorang Pemuda India Bunuh Diri Gara-gara Kecewa PUBG Mobile Diblokir

Gaya Hidup

Kepala ‘keluarga terbesar di dunia’ meninggal, tinggalkan 38 istri, 89 anak, 36 cucu, tempat tinggalnya menjadi kawasan wisata