Viewer: 1715
0 0

Home / Berita / Kriminal

Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:14 WIB

Hotel OYO Digrebek Warga, Pria Telanjang Bulat Keluar Kamar

Viewer: 1716
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Medan|Kompas Nasional – Puluhan warga Jalan Waru dan Jalan Sengon geruduk penginapan Prime INN, pada Jumat (29/5/2020) dini hari.

Warga berang melihat tempat penginapan itu, lantaran sering dijadikan lokasi mesum pasangan bukan suami istri. Aksi protes ini dilakukan warga, lantaran melihat seorang pria lari dari dalam hotel keluar dengan tidak menggunakan busana. Melihat kejadian itu, warga langsung menghampiri pria yang tidak berbusana itu. Dari penuturannya, ia mengaku mau diperas oleh dua wanita pria (waria) dan seorang wanita di kamar lantai dua hotel tersebut.

“Tolong bang, tolong saya bang. Saya mau dirampok oleh mereka,” ucap pria yang tidak menyebutkan identitasnya itu. Saat mendengarnya minta tolong dan tidak berbusana alias bugil, warga yang sedang duduk kemudian menghentikan larinya, dan bertanya. “Kenapa kau ?, ada apa ini, kok bisa telanjang kau ?,” kata Doli warga sekitar.

Baca Juga  Gubernur Kalbar : Refocusing Guna Percepatan Ekonomi dan Kesehatan

Pria bugil itu kemudian menceritakan awal mulanya peristiwa yang dialaminya sampai tidak memakai sehelai benangpun ditubuhnya.

“Awalnya saya kenalan dengan cewek melalui aplikasi Mi Chat bang. Kemudian aku disuruhnya datang ke hotel OYO ini. Dengan iming-iming berhubungan badan. Tetapi setelah berada di dalam, saya tidak mengetahui adanya dua orang waria, dan mau menjebak saya dengan meminta uang jutaan rupiah,” ujarnya.

Melihat adanya keresahan yang terjadi, kemudian warga meminta kepada petugas yang berjaga di Hotel Prime INN untuk segera mengeluarkan kedua waria dan satu orang wanita yang melakukan pemerasan tersebut. “Keluarkan pelaku-pelaku maksiat dari kampung ini, jangan kotorin kampung kami dengan zina,” kata puluhan warga yang berteriak di depan hotel. Saat warga meminta para pelaku maksiat itu untuk keluar, petugas yang menjaga hotel melarangnya.

Menurutnya, warga tidak berhak melakukan pemeriksaan atau menggerebek hotel. Di saat itu pula, warga meminta kepada pria yang tidak berbusana itu untuk membuat laporan di Polsek Medan Baru, Jalan Nibung.

Baca Juga  Pimpin Apel, Kapolres Melawi AKBP Sigit Berikan Imbauan dan Pesan Kepada Anggotanya*

Setelah membuat laporan, sekira setengah kemudian, aparat kepolisian dari Polsek tiba di lokasi. Polisi kemudian meminta kepada penjaga hotel segera mengeluarkan para waria dan wanita pekerja seks komersial (PSK) tersebut dari dalam kamar. Menurut penuturan dari aparat kepolisian, para waria dan psk ini sudah sering melakukan tindakan pemerasan dengan modus berhubungan badan. “Sudah sering mereka ini, ini-ini aja orangnya,” ucap polisi yang mengenakan masker tersebut.

Melihat adanya aparat kepolisian, warga meminta kepada seluruh pengunjung hotel yang bukan suami istri untuk keluar dan menjalani pemeriksaan urine di Polsek. Selain takut jadi sarang peredaran narkoba, warga juga takut pengunjung yang tidak dikenal itu membawa wabah virus Corona atau Covid-19.(S24c/red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gudeg dan Sambal Krecek, Menu Favorit Edi Kamtono

Berita

Kapolda Kalbar Buka Penyuluhan Hukum oleh Divkum Polri Kepada Personel Polda Kalbar 

Berita

Hari Kedua Lebaran, Ka.Lapas Narkotika Banyuasin: Layani Masyarakat dengan Sepenuh Hati

Berita

HUT PDIP ke-48 di Salib Kasih

Berita

Terdakwa Korupsi, Kepala Pelabuhan Simanindo Kembalikan Uang Negara Sebesar Rp 200 Juta

Arsip

Waduh! JIN Laporkan Ketua KPK Terkait Kasus Korupsi

Berita

OKNUM DPRD KETAPANG MG RAMPAS POKIR MILIK ORANG LAIN

Berita

Jelang Idul Fitri Pemkot Pontianak Gelontorkan Bantuan Operasional RT/RW