Viewer: 892
0 0

Home / Berita / Daerah

Kamis, 26 November 2020 - 11:30 WIB

PGRI Memperingati Hari Guru di Gedung Serbaguna Pematangsiantar

Viewer: 893
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 26 Detik

Kompas Nasinal l Siantar

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Pematangsiantar gelar Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 yang ke 75 di gedung serbaguna kota Pematangsiantar. Rabu, (25/11) sekitar pukul 10.00 wib

Sebagai penghormatan kepada guru pemerintah RI melalui keputusan presiden no.78 tahun 1994, HUT PGRI ke-75 yang jatuh pada tanggal 25 November 2020. PGRI kota Pematangsiantar melaksanakan Acara demi acara yakni penyematan bunga oleh walikota Pematangsiantar Hefriansyah kepada perwakilan guru, pemotongan tumpeng,  pemberian ulos kepada wali kota Pematangsiantar, serta pemberian hadiah kepada guru dan siswa yang menang dalam lomba secara online.

Dalam kesempatan itu juga Walikota Siantar Hefriansyah me-launcing 30 buku karya para guru dan siswa di bawah naungan Dinas Pendidikan kota pematangsiantar.yang ditandai dengan pemukulan gong, penobatan duta Literasi, penghargaan sekolah berliterasi, penghargaan siswa yang menang dalam lomba tingkat Provinsi dan tingkat Nasional.

Penyerahan hadiah pemenang lomba menyambut HUT PGRI ke-75 kota Pematangsiantar, Sekolah terbaik selama pandemi Covid-19, serta makan bersama. HUT PGRI ke-75 diangkat dengan tema “Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar”.

Ketua panitia HUT PGRI kota Pematangsiantar Eduard Simarmata MSi menyampaikan  dalam rangka HUT PGRI ke -75 kami melaksanakan kegiatan-kegiatan lomba yang meliputi lomba pembuatan vidio pembelajaran, lomba penulisan karya tulis ilmiah, vocal solo “Himne guru”, sekolah terbaik tingkat SD dan SMP selama pandemi covid-19.

Eduard juga berkata semoga PGRI semakin maju, serta saya menaruh hormat dan semangat serta dedikasi guru, pendidik, dan tenaga kependidikan, yang meskipun dengan segala keterbatasan tak surut dalam pengabdian mendidik para siswa Ditengah pandemi ini. 

Baca Juga  Warga Desa Bahenap laksanakan upacara 17 Agustus bersama Satgas TMMD

Dalam hal ini kita dapat menarik hikmah dibalik pandemi Covid-19, yakni mempercepat ekselerasi penguasaan teknologi dikalangan guru dan siswa, serta menguatkan kerjasama antara guru dan orangtua sekaligus memastikan bahwa peran guru tidak bisa digantikan teknologi secanggih apapun. Sebut Eduard.

Lanjut Eduard, PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik dan tenaga kependidikan memperjuangkan kedaulatan Negara berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan serta berkhidmat memajukan pendidikan Nasional.

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, menyampaiakan dalam sambutannya atas nama pemerintah kota Pematangsiantar mengucapkan selamat HUT PGRI ke-75. Hefriansyah berharap mengajak seluruh guru-guru sebagai tenaga pengajar, serta gerak, record, dalam suasana Covid-19 ini kita sudah lupa cara belajar kita, cara mengajar kita dengan jarak jauh metode-metodenya juga perlu dipelajari secara seksama.

Dalam hal ini Covid-19 harus tetap kita waspadai, di Pematangsiantar pada saat ini tidak lagi zona merah, untuk itu dari Mendikbud pada tahun 2021 tepat di bulan Januari kita berupaya bisa bejar bertatap muka. Kabar gembira juga buat guru dengan siswa sudah berapa bulan bertapa, guru bertapa, siswa juga bertapa. ungkapnya.

Peringatan HUT PGRI hari ini meningkatkan kualitas guru dalam cara belajar Sehingga yang akan dapat membentuk sehingga mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan lebih baik. Maka disimpulkan guru adalah “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, tetapi jasanya luar biasa”. Sebut Hefriansyah.

Baca Juga  Liburan Tahun Baru,Ribuan Pengunjung Padati Pemandian Sungai Gelombang Desa Sipungguk

Ketua PGRI kota Pematangsiantar Rosmayana SPd,MPd juga mengatakan, sesuai dengan tema hari guru tahun 2020 ini yakni bangkitkan semangat, bangkitkan merdeka belajar. Kebetulan kota Siantar itu sudah kita canangkan pada tahun 2019 yang lalu, bahwa ada di “Siantar Merdeka belajar”.

Jadi melalui Siantar merdeka belajar ini guru-guru kita pacu atau kita himpun membuat dari pada kegiatan-kegiatan Pembelajaran yang bisa membangkitkan semangat pembelajaran pada bapak/ibu guru dan peserta didik. Alhamdulillah pada tahun ini kita berhasil untuk mengiplementasikan literasi, karena literasi adalah salah satu asesmen kompetensi minimal sebagai pengganti UN. jelas Rosmayana.

Rosmayana juga menerangkan, wujud dari literasi ini adalah menulis Serta melahitkan 30 judul buku yang berisi cerita, puisi, jurnal, serta tulisan-tulisan tentang pendidikan pada masa Covid-19. Walaupun di pandemi Covid-19 kita tetap memperjuangakan serta tetap mengupayakan bapak/ibuk guru Untuk melakukan hal-hal yang positif atau hal-hal yang bisa membangkitkan semangat belajar. 

Kita berharap inilah awal mula membangkitkan semangat bapak/ibuk guru yang ada dikota Pematangsiantar untuk menuangkan literasi maupun Numerasi terutama pendidikan karakter bisa tercapai melalui asesmen minimal nantinya. Pungkasnya

Turut hadir mewakili Kapolres Pematangsiantar AKP Arisada Ginting, mewakili Kajari Pematangsiantar  Erwin Nasution, Kepala BNN Kotapematangsiantar Dr Tuangkus Harianja, Kacabdis siantar Drs Hamonangan Aruan, para guru dan sejumlah siswa.

Penulis : Toni Tambunan

Editor    : Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jreng.. 4 Unit PLTU Batu Bara di Pinggir Jakarta Dimatikan

Berita

Walikota Psp Hadiri Penanaman Perdana Jagung Program Pemberdayaan Prajurit Dan Masyarakat Produktif

Berita

Bupati Berharap Kredit Multi Guna Bank Sumut Bermanfaat Bagi ASN di Tapsel

Berita

PENJELASAN YAYASAN JADILAH TERANG DANAU TOBA TERHADAP KETERANGAN PERS PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR TANGGAL, 07 MEI 2021

Berita

Petani Senang Panen Sayur Kol Bersama TNI, Polri dan Pemkab Simalungun 

Berita

TKI Asal Bangkalan Dieksekusi dihukum pancung di Arab Saudi

Arsip

Selama Ini Warga Mampu Disubsidi Listrik Rp 105.000 per Bulan

Asahan

Info Dinas Pendidikan Asahan Masuk Sekolah 5 Juni 2020