Viewer: 686
0 0

Home / Internasional

Jumat, 22 Mei 2020 - 23:30 WIB

India Berhasil Bikin Prototipe Vaksin Tripel Antigen Corona

Viewer: 687
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

JAKARTA – Kompasnasional | Lembaga penelitian Premas Biotech yang berbasis di Gurgaon, India, telah berhasil mengembangkan prototipe vaksin antigen rangkap tiga terhadap virus penyebab Covid-19. Prototipe vaksin didasarkan pada tiga protein virus corona tipe baru, yaitu spike, envelope, dan membrane.

Premas Biotech mengatakan, telah menyelesaikan prototipe vaksinnya dengan mendapatkan gambar transmisi mikroskop elektron (TEM) dari bentuk genetik partikel mirip virus (VLP) yang dirakit menggunakan platform D-Crypt. Menurut perusahaan, prototipe vaksin ini menjadi yang pertama di dunia untuk VLP dari SARS CoV-2, jenis virus penyebab Covid-19.

Saat ini, Premas Biotech dan mitranya di Amerika Serikat (AS) sedang menyatukan data temuannya untuk kemudian diserahkan ke pihak berwenang di India dan AS.

Baca Juga  Iran Akan Gunakan Hizbullah Untuk Perangi Israel, Amerika dan Rusia Bakal Terlibat

“Kami dengan senang hati mengumumkan formasi VLP tiga protein, sebagaimana dikonfirmasi oleh gambar TEM dan analisis ortogonal lainnya yang telah menangkap fitur struktural VLP yang berbeda. Kami percaya bahwa kombinasi tiga protein ini membedakan kami dari perusahaan lain yang ingin mengembangkan vaksin Covid-19. Membuat VLP sangat menjanjikan saat kami berupaya melanjutkan ke uji coba pra-klinis,” kata salah satu pendiri dan direktur pelaksana Premas Biotech Prabuddha Kundu.

Perusahaan itu mengatakan telah menetapkan protokol pembuatan dan memulai studi produksi skala besar untuk kandidat vaksin. Chief Operating Officer Premas Biotech Dr Nupur Mehrotra menyampaikan, VLP telah terbukti menjadi teknologi yang lebih baik dalam pengembangan vaksin untuk penyakit seperti Hepatitis B dan HPV.

Baca Juga  Kronologi Pembunuhan Jamal Khashoggi Versi Erdogan

“Oleh karena itu, kami semua berupaya mengembangkan vaksin berbasis VLP untuk Covid-19 dan berharap untuk segera menguji kemanjurannya,” jelas Mehrotra seperti dilansir Times Now News, Jumat (22/5).

Mengandalkan teknologi D-Crypt miliknya, yang dikembangkan di India selama satu dekade terakhir, Premas Biotech memakai metodologi penelitian dengan menggunakan ragi roti, yakni mikroorganisme jamur Saccharomyces cerevisiae yang dimodifikasi secara genetis, untuk menghasilkan tiga antigen dalam satu inang secara rekombinan. Dengan metodologi itu diyakini kandidat vaksin berpotensi aman dan mudah diproduksi dalam skala besar dengan biaya yang efektif untuk memenuhi populasi besar, tidak hanya di India tetapi di seluruh dunia. (RCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

RI Cari Pasar Ekspor Sawit ke China hingga Uzbekistan

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Internasional

Pria di Prancis Ledakkan Sebagian Rumahnya Saat Berusaha Bunuh Lalat

Internasional

Viral Video Imam Sholat Idul Fitri Lari Tinggalkan Jamaah karena Didatangi Polisi

Arsip

Biadab! Ini Video Muslim Palestina Sholat Ditendang Polisi Israel, Tiga Tewas

Arsip

5 Lukisan ‘Tak Jelas’ Ini Dijual Miliaran, Bahkan Hingga Triliunan Rupiah!

Internasional

Oknum Dokter Ditangkap Tengah Pesta Seks Bersama 35 Orang di Apartemen, Polisi Juga Temukan Narkoba

Arsip

Van Warna Putih Berjalan Zig-zag di Jalanan Kota Barcelona Tewaskan 13 Orang