Viewer: 880
0 0

Home / Headline News / Nasional

Selasa, 21 April 2020 - 21:27 WIB

Dari Pagi hingga Siang Cacing Tak Henti Keluar dari Tanah dalam Jumlah Banyak

Viewer: 881
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

SOLO, KompasNasional.com – Pedagang di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, dikagetkan dengan emunculan cacing dari dalam tanah, Sabtu (18/4/2020).

Kemunculan cacing dinilai aneh karena jumlahnya sangat banyak.

Seorang pedagang bakso di Pasar Gede, Marsono mengatakan, cacing keluar dari taman sekitar pasar pada pukul 05.30 WIB.

“Cacing ini muncul dari taman. Kalau cacing itu dikumpulkan ada satu ember. Jumlah cacingnya banyak,” kata Marsono kepada wartawan, Sabtu.

Saking banyaknya, cacing yang keluar dari dalam tanah tersebut menyebar sampai ke jalur pejalan kaki dan jalan raya.

Marsono sempat membersihkan cacing tersebut dengan cara menyapunya.

Namun, cacing-cacing itu masih saja keluar dari dalam tanah.

“Saya sapu cacing itu saya buang ke jalan raya,” ujar dia.

Hingga siang hari, cacing itu masih terus keluar dari dalam tanah meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya.

Kemunculan cacing dari dalam tanah tersebut baru pertama kalinya terjadi selama dirinya berjualan di pasar peninggalan kolonial itu.

“Selama lima tahun saya di sini, munculnya cacing dari dalam tanah baru kali ini terjadi,” kata Marsono.

Marsono mengatakan dirinya sempat tidak mau makan karena jijik melihat banyaknya jumlah cacing yang keluar dari dalam tanah itu.

Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono mengatakan, munculnya cacing dari dalam tanah dengan jumlah banyak itu diduga karena fenomena alam.

“Cacing itu habitatnya diagregat-agregat tanah. Sehingga bisa jadi yang pertama di situ kelembabnya telah terjadi perubahan drastis. Biasanya tanah itu berubah dari penghujan ke kemarau. Biasa begitu,” ujar dia.

“Di dalam biasanya panas kelembabannya jelas berkurang. Biasanya cacing mesti keluar mencari perlindungan,” katanya menambahkan.

Kemunculan cacing dari dalam tanah ini tidak hanya terjadi di Solo, tapi juga terjadi di beberapa daerah.

Baca Juga  Pemkab Asahan Gelar Lomba Cipta Menu, Sosialisasikan Program B2SA

Menurutnya, tahun lalu keluarnya cacing dari dalam tanah tak semerata tahun ini.

“Saya juga kaget kok merata ini. Kayaknya tahun ini ada sedikit anomali. Mungkin ada dinamika suhu tanah dari dalam. Ini sedikit masuk logika. Gunung-gunung yang dulunya dianggap tidur ada istilahnya geotektoniknya begitu,” ujar Prabang.(Kompas/rs)

Baca Juga  Sudah Diberhentikan, Arcandra Terancam Pidana
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Arsip

Sampai November Ini Kecamatan di Asahan Capaian PBB P2 100%

Nasional

Pola Kelompok Teroris Saat Ini Libatkan Perempuan dan Generasi Milenial

Nasional

PPKM Mikro Mulai Berlaku Hari Ini, Berikut Sejumlah Aturannya

Arsip

Proyek Pembangunan Drainase PT Ipasin Disinyalir Asal Jadi

Arsip

Lily Wahid Tegaskan Tak Ada Agenda Lengserkan Presiden Jokowi

Headline News

Polisi Temukan ‘Mens Rea’ Korupsi, Jokowi: Gigit Saja

Arsip

Terkait Visi Misi Bupati Gayo Lues Masyarakat Porang Sedah Menjalankan Pola 1821

Berita

Solusi Kemenhub Soal Tarif Tol Mahal: Truk Bisa Lewat Jalan Umum