Viewer: 655
0 0

Home / Nasional

Kamis, 25 Juni 2020 - 14:49 WIB

Bendera Dibakar, Partainya Megawati Tempuh Jalur Hukum

Viewer: 656
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | PDI Perjuang akan menempuh jalur hukum pasca aksi pembakaran bendera partai saat aksi tolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila kemarin.

“PDI Perjuangan dengan tegas menempuh jalan hukum,” ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020).

Hasto menyatakan pihaknya sangat menyesal aksi oknum-oknum yang melakukan aksi pembakaran bendera itu. Anak buah Megawati Soekarnoputri ini pun menduga aksi pembakaran itu dipicu oleh oknum yang sengaja memancing keributan.

“Meskipun ada pihak yang sengaja memancing di air keruh, termasuk aksi provokasi dengan membakar bendera partai, kami percaya rakyat tidak akan mudah terprovokasi” kata Hasto.

Baca Juga  Fakta-fakta Kasus Suap Anggota DPRD Kebumen Terkait Proyek Rp 4,8 M

Sebelumnya, massa yang berdemo di Senayan menduga bahwa PDI Perjuangan merupakan partai pengusul Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Massa menilai RUU HIP telah menghilangkan aturan yang terkandung dalam TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dan Larangan Komunis/ Marxisme.

Terkait itu, Hasto menuturkan PDIP akan menyerap aspirasi dan mengedepankan dialog. Diapun meminta para kader PDIP untuk tidak terprovokasi.

“Mari kedepankan proses hukum dan seluruh kader-kader PDI Perjuangan diinstruksikan agar tidak terprovokasi,” lanjutnya.

Dalam video yang beredar, sekumpulan orang membakar bendera PDIP berbarengan dengan bendera berwarna merah berlogo palu arit. Pembakaran bahkan menyebabkan asap tebal mengepul ke langit.

Baca Juga  Cerita Tetangga Tentang Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

“Bakar bakar bakar PKI, bakar PKI sekarang juga,” teriak massa.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan, mengaku sama sekali tidak melihat aksi pembakaran bendera PDIP saat demo berlangsung di depan Gedung DPR itu. Pihaknya pun akan segera mengusut kasus tersebut.

“Lagi diusut juga. Takutnya ada penyusup yang suka adu domba,” ujar Haikal ketika dikonfirmasi.

Haikal menyebut PA 212 sama sekali tidak ada agenda terkait pembakaran bendera PDIP. Ia menuturkan pihaknya telah mengkondisikan massa untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berdampak pada perpecahan bangsa.(RRI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Landasan Pacu Bandara Palu Retak 500 Meter karena Gempa
Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 "The Spirit of Papua"

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 “The Spirit of Papua”

Nasional

Menaker: Pak Jokowi Memilih Menjalani Risiko

Arsip

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 13.526 per USD Meski Ada Demo 2 Desember

Headline News

Sebut SK Bodong CPNS Beredar di Halsel, Kankemenag Minta Para Korban Segera Melapor
Ket//Foto: Lenis Kogoya digendong, ketika ribuan anak papua meluapkan kesenangannya kepada sosok lenis kogoya

Berita

Lenis Kogoya yang banyak dijadikan Pembina sekolah Papua Sangat Disukai Ribuan Anak – Anak Papua SeIndonesia.

Arsip

Hilang Saat Padamkan Kebakaran Hutan, Pratu Wahyudi Ditemukan Tewas

Berita

PWI: Wartawan Harus Independen saat Pilkada dan Pilpres