Home / Berita / Daerah / Medan

Minggu, 17 Februari 2019 - 23:19 WIB

Poldasu Layangkan Panggilan Pertama Kepada Ketua KNPI Sumut

Viewer: 675
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional | MEDAN-Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya memberikan respon atas pernyataan Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso yang menyebutkan kasus PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk kriminalisasi terhadap keluarga H Anif.

Untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Rony Samtana mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap Sugiat.

“Sudah, untuk Ketua KNPI Sumut sudah tahap penyidikan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/2).

Kapolda sumut Irjen Pol Agus menyatakan, kepada Sugiat, Polda Sumut sudah melayangkan surat pemanggilan pertama. Pemanggilan tersebut dijadwalkan pada minggu awal, pekan ini.

Baca Juga  PUSARAN KORUPSI BANSOS SAMOSIR: Benang Merah Peresmian Bumdesma Marsada Tahi dan Dugaan ‘Skema Instan’ Penyelewengan Dana

“Jadwalnya, kalau nggak Senin, ya Selasa ini akan kita periksa,” jelasnya.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, dalam pemanggilan terhadap Sugiat, status pemeriksaannya masih ditetapkan sebagai saksi. Penyidik juga akan memanggil saksi-saksi lainnya.

“Jadi bukan tahap penyelidikan lagi, tapi sudah pada tingkat penyidikan,” tegasnya.

Seperti diketahui, pasca Polda Sumut menetapkan Musa Idishah (Dody Shah) sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi lahan hutan lindung di Kabupaten Langkat oleh PT ALAM, Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso, angkat bicara.

Baca Juga  Julianus Harefa bangga anaknya Raih Medali emas pada ke Juaraan TAKO DOJO POLRES NIAS Sesumatera Utara.

Dia menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi kepada keluarga H Anif, karena Dody merupakan anak dari H Anif dan adik kandung Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck).

Sugiat menyatakan, kasus yang menimpa Dody tersebut dinilai aneh dan terkesan mencari-cari kesalahan. Terlebih kasus ini baru muncul pasca berakhirnya Pemilihan gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) dan menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

“Jangan sampai ada kriminalisasi kepada keluarga H Anif jelang pilpres. Ini akan memicu reaksi masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Kemarin (17m/knc)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel : Menjaga dan Melestarikan Alam Adalah Hadiah Terbaik Bagi Anak Cucu

Berita

Pemko P.Sidimpuan Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 93 Secara Virtual

Berita

Satbrimob Polda Kalbar Tes Jasmani Berkala Guna Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Personel 

Berita

Bupati Kapuas Hulu Meninjau Vaksinasi Covid-19 dan Sunatan Massal di Desa Jerenjang Kec.Seberuang

Berita

Laporan Penggelapan Mobil Di Polres Siantar Semakin Gelap

Berita

GOW Kapuas Hulu Peringati Hari Ibu ke 93

Berita

Lantik 14 Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Samosir: Laksanakan Tugas-Tugas Dengan Dedikasi dan Loyalitas Tinggi

Berita

Kelurahan Banjar Serasan Laksanakan Musrenbang Tahun 2021 untuk Kegiatan di Tahun 2022