Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:50 WIB

Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

IDN Times/Margith Damanik

IDN Times/Margith Damanik

Viewer: 608
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Syarat baru berupa tes psikologi bagi pembuat surat izin mengemudi (SIM) ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Penundaan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

“Pelaksanaan tes psikologi yang kemarin sudah disampaikan oleh lantas sesuai dengan petunjuk Bapak Kapolda bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono saat dimonfirmasi, Sabtu (23/6).

1. Seharusnya berlaku mulai Senin 25 Juni 2018

Jika merujuk kepada agenda awal, seharusnya tertanggal 21-23 Juni 2018 simulasi tes psikologi mulai diterapkan. Setelah itu, rencananya dari Senin 25 Juni 2018 hingga seterusnya tes psikologi akan terus diberlakukan.

Baca Juga  Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE

Namun, Argo menegaskan bila tes tersebut ditunda untuk sementara waktu. “Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan tes psikologi permohonan SIM ditunda,” terang dia.

2. Pihak kepolisian tengah membenahi sistem pembuatan SIM

Argo hanya menyebut penundaan dilakukan karena pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap sistem dan mekanisme tes psikologi pada pembuatan SIM. Dengan penundaan ini, Argo berharap hasilnya bisa maksimal.

3. Tes psikologi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan

Sebelumnya, Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengabarkan soal pemberlakuan tes psikologi pada pengajuan SIM. Harapannya, kesehatan mental dan jiwa yang sudah teruji mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa Membuka Pelatihan Dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Dan Jasa Bagi ASN

“Ada insiden kecelakaan tahun 2015. Tersangkanya mengakui telah mengonsumsi LSD yaitu jenis narkotika yang dapat menyebabkan halusinasi, dan dari pemeriksaan psikologi nya diketahui bahwa psikologinya mengalami gangguan karena terjadinya penurunan kontrol emosi.

Adanya halusinasi, rasa panik dan takut yang diakibatkan karena mengkonsumsi LSD, yang tentunya kondisi psikologis seperti ini dapat membahayakan si pengemudi maupun pengguna jalan yang lainnya,” bebernya beberapa hari yang lalu.(IDN_TIMES/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Nursaman, Gelandangan yang Mengaku Ditemui Risma di Thamrin

Berita

Politeknik Gihon Pematangsiantar Kukuhkan 48 Wisudawan Terbaik Angkatan ke- II Program Ahlimadya

Berita

1 Malam 2 Kasus Penyalahgunaan Narkoba Di Ungkap Oleh Polsek Mempawah Hulu

Berita

Apeksi Komwil V Kalimantan, Tjhai Chui Mie Paparkan MPP Singkawang

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Adakan Pengajiaan Silahturahim dan Tausiyah

Berita

Seorang Kakek 91 Tahun Digugat Anak dan 3 Cucunya Gara-gara Warisan, Tergugat Hanya Bisa Berbaring

Berita

Besok, Lintas Elemen Gelar Kirab Merah Putih untuk Menjunjung Persatuan 

Berita

KPK Panggil CEO PT Mahkota Sentosa Utama Terkait Suap Izin Meikarta