Home / Berita

Kamis, 7 Januari 2021 - 15:42 WIB

Nursaman, Gelandangan yang Mengaku Ditemui Risma di Thamrin

Viewer: 472
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 7 Detik

Kompasnasional l Nursaman (68) tengah terduduk di tepi Jalan Minangkabau, Manggarai. Ia mengenakan kemeja tangan pendek bermotif kotak-kotak biru sambil bersandar di pembatas jalan.
Sebatang rokok terselip di antara jemari tangannya. Rambut, kumis, dan janggut Nursaman sudah memutih dimakan usia.

Nursaman merupakan sosok yang disebut tunawisma dalam rilis Kementerian Sosial. Ia mengakui dirinya didatangi Menteri Sosial Tri Rismaharini di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (4/1).
Dalam rilis resmi Kemensos, tak ada tunawisma bernama Nursaman yang ditemui Risma. Saat itu, Risma menemui gelandangan bernama Faisal, Kastubi, dan Fitri.

Nursaman menegaskan bahwa namanya bukanlah Kastubi. Dalam foto Kemensos, sosok yang disebut Kastubi mirip dengan Nursaman.

Namun, Nursaman tak menjawab banyak saat ditanya soal pertemuannya dengan Risma pada Senin lalu.

Sementara itu, beberapa orang di sekitar lokasi bahkan mengingatkan Nursaman untuk tak langsung mengakui foto tersebut.

“Jangan iya-iya aja lu, ini bukan mau dikasih uang, liat baik-baik itu di foto, lu apa bukan,” kata seorang juru parkir kepada Nursaman.

Baca Juga  Polda Sumsel Kembali Gelar Olahraga Bersama

Nursaman hanya mengatakan dirinya menolak dibawa ke Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis “Pangudi Luhur”, Bekasi.

“Enggak mau dibawa ke Bekasi. Seenaknya di kampung orang, saya enggak mau,” ujarnya.

Aksi blusukan Risma menuai banyak pertanyaan dari masyarakat, khususnya warga Ibu Kota. Pasalnya, Risma menemukan gelandangan di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, yang diketahui steril dari tunawisma.

Salah satu di antaranya, yaitu Kastubi yang disebut mirip dengan seorang penjual poster Soekarno di kawasan Pasar Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan.

Doni mengaku sehari-hari hanya menjual poster di Pasar Minangkabau. Ia membantah jika disebut sebagai sosok tunawisma yang ditemui Risma di kawasan Thamrin.

Doni mengatakan Nursaman bukan penjual poster Soekarno seperti yang disebut di media sosial. Menurutnya, Nursaman hanya sekedar membantu dirinya.

“Dia bukan jual poster Soekarno, dia memang suka bantu-bantu saja, asal dikasih uang dia mau bantu,” ujarnya.

Baca Juga  Pertemuan Penyelesaian Sengketa Antara Perusahaan dan Masyarakat Diwarnai Penganiayaan

Doni menyebut Nursaman juga sering membantu jual es kelapa muda di sebelah tokonya. Nursaman juga sering membantu menambal ban jika dibutuhkan. Lapak tambal ban juga bersebelahan dengan toko milik Doni.
Warga sekitar lain yang enggan disebut namanya bercerita sering melihat Nursaman di lapak es kelapa muda milik Iin.

Ia menyatakan bahwa Nursaman bukanlah seorang tunawisma. Tidak diketahui jelas dari mana asal Nursaman, tapi dirinya sering terlihat menetap di rumah Iin.

Nursaman juga dulunya adalah seorang supir bajaj yang suka mangkal di sekitar Pasar Minangkabau. Menurut Andi, saat ini Nursaman bekerja serabutan.

“Dulu Pak Nur itu supir bajaj, suka diem di Pasar Minangkabau, sekarang udah enggak pernah lihat bawa bajaj lagi, tapi kalau diminta bantuin apa dia mau asal dikasih uang,” ujarnya.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemko Pematangsiantar Laksanakan Apel Pagi Dilingkungan Sekretariat Daerah

Berita

Pemko Sidempuan Serahkan 3 Unit Mobil Operasional TK

Berita

Tradisi Budaya Melayu Kota Pontianak Sambut Idul Fitri Dengan Dentuman Meriam Karbit

Berita

Polsek Simanindo Amankan Pemasangan Plang Informasi 

Berita

Kapolres Melawi Saksikan Langsung Latihan Penanganan Unjuk Rasa Pilkades Serentak Di Polres Melawi

Berita

Kodim 0207/Simalungun Gelar Vaksinasi Massal

Berita

WAKIL BUPATI TOBA LANTIK 42 KEPALA DESA TERPILIH

Berita

Walikota Siantar Harapkan Pengurus Komunitas UMKM Bersatu Bisa Berkolaborasi dengan Pemerintah