Home / Berita / Daerah / Gaya Hidup / Hiburan / Medan / Reviews / Travel

Kamis, 15 Februari 2018 - 12:55 WIB

Tiga Lokasi Favorit Berkemah untuk di Kawasan Sibolangit

Viewer: 4089
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

KompasNasional.com | Medan – Anda pecinta alam dan menggemari kegiatan kemping atau berkemah di alam terbuka. Ini 3 tempat berkemah paling diminati di Sumatera Utara.

Bumi Perkemahan Sibolangit di Berastagi, Sumatera Utara menjadi tempat wisata bagi traveler yang menyukai tantangan hidup di alam.

Berkemah di tengah alam, diselimuti angin sejuk Berastagi, dan pemandangan bukit serta pohon pinus menjadi moment yang tidak terlupakan.

Kawasan tersebut sudah dibuka untuk umum bagi wisatawan atau pengunjung. Pasalnya Bumi Perkemahan Sibolangit memiliki  lapangan yang berbukit–bukit dan berada di kaki Gunung Sibayak dengan udara yang sejuk.

Wisatawan yang kekurangan tenda juga bisa menyewa dari penjaga Perkemahan Sibolangit, hanya sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu tergantung besarnya.

Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit 

Wisatawan juga hanya dipungut retribusi uang kebersihan sebesar Rp 5 ribu oleh penjaga.

Untuk mencapai ke sana, wisatawan bisa menumpangi bus jurusan Kabanjahe seperti Sinabung Jaya, Sumatera Transport dan Borneo dengan biaya atau ongkos Rp 13 ribu.

Baca Juga  Bantu Warga Pasca Banjir, Koramil Sengah Temila Serahkan Sembako*

Jarak dari Medan ke Sibolangit menggunakan bus hanya sekitar 1 jam lebih. Atau wisatawan juga bisa mengendarai sepeda motor dan singgah di beberapa objek wisata sekitar Sibolangit.

Wisatawan menikmati suasana berkemah di Bumi Perkemahan Sibolangit.
Wisatawan menikmati suasana berkemah di Bumi Perkemahan Sibolangit. (Tribun Medan)

Sekitar 10 kilometer dari Perkemahan Sibolangit anda juga bisa menyambangi Tibrena, kawasan taman dan restoran terapung yang menawarkan wisata kemping atau berkemah di taman hutan buatannya.

Restoran_Tibrena_Mekar
Restoran Tibrena Mekar

Hutan tersebut berada di sebuah desa  yang hanya memiliki 3 kepala keluarga. Untuk menuju ke sana, traveller harus melewati jalan batu balok, bebatuan, hingga tanah.

Sesampainya di desa, traveller bisa menitipkan sepeda motor di rumah warga, dan berjalan sekitar 300 meter ke dalam hutan.

Di sana, wisatawan akan melewati pepohonan tinggi besar, semak-semak hingga sedikit tanjakan dengan jurang di bawahnya. Di sana juga ada lahan datar yang sering dimanfaatkan berkemah sambil menikmati pemandangan Air Terjun Sampuran Putih yang berada sekitar 10 meter dari lahan kemah.

Baca Juga  Sentilan Keras Anies dan Romy soal Ledakan Suara PSI

Berjarak sekitar 50 km dari Medan dengan waktu sekitar lebih kurang 2 jam via Patumbak atau via Bandar Baru, atau 45 menit dari kecamatan Sibolangit.

Dapat ditempuh dengan berkendara pribadi, baik mobil atau motor dengan melewati kurang lebih 3 desa dengan kondisi jalan menuju kesana sudah cukup baik.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum naik angkutan dari Simpang Bukum, Bandar Baru ke jurusan Desa Suka Maju dengan waktu kurang lebih setengah jam. Setelah tiba di Desa Cinta Rakyat, wisatawan bisa berhenti dan berjalan kaki menuju Sampuran Putih dan sekitar 2 kilometer juga bisa ke Desa Negeri Suah. Karena angkutan tidak bisa lewat, mengingat akses menuju Negeri Suah sangat kecil dan belum beraspal alias tanah yang licin.

(Tribun/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

SN-PMB PTN Ubah Sistem penilaian SBMPTN

Berita

Satgas Yonif 645/Gty, Sumbang Semen dan Bantu Cor Jalan di Perbatasan

Berita

Disdik Provsu Menegaskan, Pembelajaran Tatap Muka Masih Ditunda

Gaya Hidup

Benarkah Bisa Tertular Covid-19 di Kolam Renang?

Berita

Walikota Lepas Kesebelasan Sidimpuan FC Berlaga di Liga III Zona Tabagsel

Berita

PJT I Ajak Sinergi Para Jurnalis di Kabupaten Toba

Berita

Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba

Berita

Kemendagri Temukan Anggaran Janggal Senilai Rp 580 Miliar untuk Kegiatan DPRD DKI