Home / Berita

Senin, 4 Maret 2024 - 11:04 WIB

Sentilan Keras Anies dan Romy soal Ledakan Suara PSI

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Umum PSI

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Umum PSI

Viewer: 240
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan meminta KPU dan pemerintah segera bertindak meredam kegaduhan soal perolehan suara PSI yang ‘meledak’ hingga 3,13 persen versi real count KPU per Minggu (3/3) dalam Sirekap.

Anies berharap kegaduhan yang kerap muncul akibat maraknya permasalahan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU dalam Pemilu 2024 tidak merusak legitimasi masyarakat terhadap pemilu.

“Jangan sampai nanti membuat cacat pemilunya, kalau pemilunya cacat semua. Nila setitik rusak susu sebelanga,” kata Anies saat ditemui di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Minggu (3/3/2024).

“Begitu terjadi peristiwa seperti ini maka akan merusak semua. Kalau merusak semua kepercayaan rakyat akan hilang terhadap proses pemilu kemarin,” sambungnya.

Anies mendesak Pemerintah turut bertanggung jawab untuk mengawasi dugaan kejanggalan ini. Ia berharap tugas pengawasan ini tak hanya dilakukan Bawaslu RI.

Terlebih, Anies turut menyinggung dugaan kejanggalan ini melibatkan partai yang diketuai oleh Anak Bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep.

Baca Juga  Rutin, Anggota Koramil 07/Teluk Keramat Melaksanakan Pemeriksaan Senjata Dan Amunisi.

“Pemerintah harus ikut bertanggung jawab walaupun ketuanya adalah anak presiden tetapi bukan berarti segala hal bisa dilakukan terhadap partai yang dipimpin oleh anak presiden,” jelas dia.

Sementara Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muchammad Romahurmuziy menyoroti lonjakan suara PSI dalam Pileg 2024 itu sebagai sebuah kejanggalan.

Politisi yang akrab disapa Romy itu membandingkan lonjakan suara PSI yang kontras dengan penurunan suara yang dialami PPP.

Ia pun turut me-mention akun KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di akun Instagram pribadinya ketika memprotes kejanggalan tersebut.

“Mohon atensi kepada @kpu_ri dan @bawasluri, operasi apa ini? Meminjam bahasa pak @jusufkalla, operasi ‘sayang anak’ lagi?” ucap Romy di akun @romahurmuziy pada Sabtu (2/3/2024).

Protes yang dilayangkan Romi jug telah ditanggapi Komisioner KPU Idham Holik. Ia mengatakan Sirekap tidak digunakan sebagai penentu hasil pemilu.

Baca Juga  Dukungan dari Ketum Golkar, Lenis Kogoya Layak Kembali ke Kampung Halaman, Menjadi Wagub Papua.

“Kami belum mengerti yang dimaksud dengan lonjakan tersebut itu lonjakan apa. Yang jelas Undang-Undang Pemilu menegaskan bahwa perolehan suara peserta pemilu yang disahkan oleh KPU itu berdasarkan rekapitulasi resmi,” kata Idham di Kantor KPU RI, Jakarta, di hari yang sama saat PPP melayangkan protes.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengajak semua pihak menunggu hasil akhir dari perhitungan manual KPU. Ia mengkritik para pihak yang mencoba menggiring opini soal lonjakan suara PSI.

“Apalagi hingga saat ini masih lebih dari 70 juta suara belum dihitung dan sebagian besar berada di basis-basis pendukung Jokowi di mana PSI mempunyai potensi dukungan yang kuat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Taput Kunker dan Nginap Selama 3 Hari di Kecamatan Parmonangan.

Berita

9 Pembobol Rekening Dormant Rp 204 M Jadi Tersangka, 2 Terkait Kacab Ilham

Berita

Wali Kota Pontianak Tindak Tegas Dan Minta Proses Hukum Pembakar Lahan

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Anjangsana Bantu Pengolahan Kayu Bajakah Di Perbatasan Kalbar.

Berita

ANGGOTA DPR RI YESSY MELANIA, S.E MENUTUP SECARA RESMI OPEN TOURNAMENT SAHABAT YESSY & GOAL FUTSAL CUP 3.

Berita

Musrenbang Pontianak Barat, Prioritaskan Jalan dan Drainase Lingkungan

Berita

Keluarga Besar Cabang Dinas Pendidikan Siantar Gelar Perayaan Natal Bersama 2021

Berita

Tak ingin PSBB,Edi Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan