Home / Arsip / Arsip 2017 / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 19 Juli 2017 - 16:45 WIB

Anggota TNI Arogan Todong Pistol Ke Sopir Taksi Online Di Tengah Macet

Viewer: 557
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

kompasnasional.com – Seorang sopir taksi online ditodong dengan menggunakan pistol di tengah kemacetan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Peristiwa ini diceritakan oleh pengguna Facebook bernama Grace Blessing Marbun, Selasa (18/7).

Dalam postingannya, Grace juga menyertakan video dan foto kejadian. Saat kejadian, Grace menjadi penumpang di taksi online tersebut. Saat itu kondisi lalu lintas di kawasan Mega Kuningan tengah macet. Kemudian tiba-tiba ada sebuah mobil jenis APV yang berada di samping taksi online yang ditumpanginya menyerobot jalurnya.

“Jadi tadi lg ngantre di lampu merah Mega Kuningan dari arah Kuningan mau ke arah Lotte Avenue. Berhubung jalan macet jadi jalannya seiprit-seirit. Tiba-tiba di samping mobil kita ada mobil APV yang mau ngambil jalur dan kukuh mau masuk jalur kita. Driver grabnya buka kaca dong terus nanya “mas punya SIM gak?” tulis Grace dalam akun Facebook miliknya dikutip merdeka.com, Rabu (19/7).

Baca Juga  Anggota Parlemen Belanda Marah Kapal Perangnya Dijarah di Indonesia

Pelaku kemudian justru berbicara kasar dengan nada tinggi kepada sang sopir taksi online. “Dalam hati gw bingung nih orang kenapa nyolot banget deh. Dia yang salah padahal ehhh pas akhirnya mobil dia lewat dan ambil jalur kita, baru ketauan kalau dia tentara (TNI AD, TNI AU or TNI AL kurang tahu deh) dari nopol mobilnya,” katanya.

Kemudian setelah melewati lampu merah, pelaku yang diduga anggota TNI itu menghentikan mobil dengan pelat TNI AD yang dikendarainya. Karena ogah ribut, sopir taksi online melewatinya dan terus berlalu.

Namun, pelaku justru mengejar taksi online. Dia kemudian menyalip dan berhenti di depan mobil taksi online yang ditumpangi Grace.

Baca Juga  Bahaya Tak Punya E-KTP, BPJS Hingga Rekening Bank Tak Bisa Dilayani

“Nah kejadian itu yang gw rekam dari HP,” katanya.

Setelah berhenti, pelaku lantas keluar dari mobil dan langsung menodong sopir taksi online dengan menggunakan pistol. Bahkan pistol tersebut langsung dikokangnya.

“Dia keluarin pistol terus nodong drivernya. Sudah dikokang juga sama dia, siap nembak tapi kayaknya otaknya tiba-tiba sehat dan akhirnya dia pergi sambil maki-maki juga,” tulisnya.

“Miris melihat oknum yang sama sekali enggak memberikan contoh malah seolah-olah yang punya jalan,” lanjutnya.

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto membenarkan kejadian itu. Dia juga membenarkan pelaku adalah personel TNI.

“Iya benar,” katanya saat dikonfirmasi merdeka.com (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Kalah Berani Dengan Gubernur Tokyo Perempuan, Ahok Seperti Banci Kaleng

Arsip

Proyek Pengadaan Tenda Penutup Bak Sampah Diduga Sarat Korupsi
N.B.Foto:ket//Ketua Umum DPP SBSI 1992 Gunawan(kiri) dan Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan Pengkajian Organisasi DPP SBSI 1992 Pusat Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd⁹0, MH., CTLA., Med(kanan)

Headline News

SBSI 92 Minta Pemerintahan Jokowi Makamkan Muchtar Pakpahan di Taman Makam Pahlawan

Berita

Papan Reklame Berukuran Besar Milik PT Multigrafindo Diduga Berdiri Tanpa Ijin

Berita

Pemuda Warga Pondok Ema Hampir Meregang Nyawa Setelah Dibacok Pakai Parang Babat

Arsip

Merasa Sudah Tua, Deddy Corbuzier Tak Perlu Jadian

Arsip

Pencuri Mobil Syekh Ali Jaber Cium Tangan, Didoakan Bertobat

Berita

RAPAT KORDINASI KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA ALAM DI KABUPATEN PEKALONGAN