Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Kamis, 25 Agustus 2016 - 14:12 WIB

Apri Tewas Ditembak, 500 Warga Mengamuk di Polres Kep. Meranti

Viewer: 690
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Usai mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah kepulauan Meranti, massa berjumlah 500 orang bergerak ke Polres Kepulauan Meranti. Mereka mengamuk melempari kantor Polres Kepulauan Meranti dengan batu dan alat lainnya.

Bahkan, kabarnya warga ikut terluka akibat insiden penyerangan ke kantor polisi itu. Massa mempertanyakan penyebab kematian pegawai honor dinas Pendapatan Daerah Pemkab Kep. Meranti, Apri Adi Pratama (24). Dia tewas di tangan polisi setelah ditangkap dan ditembak kakinya.

“Kita sedang cek informasi adanya warga yang terluka,” kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (25/8).

Sebelumnya, Apri berkelahi dengan Brigadir Aidil S. Tambunan (31). Polisi itu tewas setelah ditikam berkali-kali di bagian dadanya oleh Apri, pada Kamis (25/8), sekitar pukul 01.45 WIB. Namun setelah ditangkap dan ditembak polisi, Apri Adi masih hidup kemudian difoto buat dokumentasi. Tak lama setelah itu, pelaku tewas.

Baca Juga  Jaga laut RI, Menteri Susi Tambah 4 Kapal Baru

Awal pertengkaran antara Brigadir Adil dan Apri Adi terjadi di area parkir halaman depan Hotel Furama Selatpanjang. Tiba-tiba pelaku datang menghampiri lantas terjadi perkelahian antara pelaku dan korban.

“Tidak lama kemudian, pelaku menyerang dengan menggunakan sebilah pisau lalu menusuk korban pada bagian dada, dan korban berusaha melakukan perlawanan,” ujar Guntur.

Akan tetapi, pelaku tetap mengejar Brigadir Adil sambil menikamnya. Akibatnya, korban mendapat lima luka tusuk pada bagian dada tengah, dada samping kiri, lengan atas tangan kiri bagian luar, lengan atas tangan kiri bagian dalam, punggung kiri, dan terdapat juga satu luka robek pada bagian bahu kiri. Kemudian korban tersungkur.

Baca Juga  Heboh!!! Pengemis bawa emas dan uang 23Juta

“Tidak lama kemudian pelaku langsung melarikan diri. Setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihak Kepolisian Polres Meranti dan Kapolsek Tebing Tinggi beserta anggota mendatangi lokasi dan membawa korban ke RSUD Selat Panjang,” ucap Guntur.

Sesampainya di rumah sakit, Brigadir Adil meninggal. Kapolsek Tebing Tinggi melaporkan kejadian itu kepada Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar, dan kemudian memerintahkan anak buahnya mencari pelaku.

Setelah diselidiki, pelaku diketahui berada di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, sekitar pukul 03.30 WIB. Saat disergap, Guntur beralasan Apri berusaha kabur. Kemudian polisi melepaskan tembakan peringatan ke atas sebanyak tiga kali.

“Namun pelaku tidak mengindahkan sehingga dilumpuhkan dengan cara menembak kedua kaki pelaku,” tutup Guntur (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

KAI Tak Sanggup Biayai Investasi LRT yang Bengkak Rp4 Triliun

Nasional

Soal Aksi 1812, Legislator: Hukum tak Boleh Diintervensi

Kriminal

Ini Penampakan Rp56 Miliar Hasil Penipuan Belanja Ventilator dan Monitor Covid-19

Arsip

Hardiknas 2 Mei, Ki Hajar Dewantara Tak Tampak di Google Doodle, Anies Bilang…

Arsip

Nilai Tukar Rupiah Merosot ke Level Rp 13.128 Per USD

Arsip

PPSU Tak Boleh Cuti, Ahok Dinilai Tak Hargai Makna Lebaran
Rio Haryanto: Saya Orangnya Kompetitif dan Berusaha Lebih Baik-KompasNasional

Arsip

Rio Haryanto: Saya Orangnya Kompetitif dan Berusaha Lebih Baik

Berita

Gara-gara Tak Mau Masak Nasi, Bapak Bunuh Anak Kandung