Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional

Kamis, 18 Agustus 2016 - 12:18 WIB

Transmigran Teladan Sukses Menerobos Keterbatasan

Viewer: 510
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 26 Detik

Tahun ini Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kembali mengadakan pemilihan Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi Teladan Tahun 2016.

Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para transmigran dan pembina atas perannya yang telah membantu sukseskan program transmigrasi, khususnya para Transmigran dan Pembina permukiman Transmigrasi di seluruh Indonesia.

Program transmigrasi telah melahirkan berbagai kisah sukses masyarakat. Para transmigran di Indonesia saat ini mampu membuktikan bahwa mereka bukanlah kalangan orang yang terpinggirkan, melainkan masyarakat yang berpikiran maju.

Kesuksesan para transmigran teladan 2016 juga menyimpan berbagai kisahnya sendiri dalam perjuangan mereka sejak pertama kali menjadi transmigran, terutama warga Pulau Jawa yang mengikuti program transmigrasi.

Maryono Adi Putro contohnya, transmigran dari permukiman transmigrasi Tanjung Buka SP 5, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara ini meraih juara harapan 1 transmigran teladan 2016. Pria asal kota Magelang, Jawa Tengah ini menuturkan bahwa sejarah ia pertama kali mengikuti program transmigrasi itu sangat menyedihkan.

Maryono resmi menjadi warga transmigran pada tahun 2012, saat itu ia baru saja menikah, keinginan ia untuk menjadi transmigran adalah supaya mampu mengubah kehidupannya menjadi lebih layak di kawasan transmigrasi. Sebelum menjadi transmigran, Maryono hanya seorang kuli bangunan dengan upah perhari 35 ribu rupiah.

Baca Juga  136 Kabupaten dan Kota Menuju Tatanan Kehidupan Baru

Maryono merasa sangat terkejut ketika ia pertama kali ditempatkan di Unit Permukiman Transmigrasi Tanjung Buka SP 5, saat itu tidak ada sama sekali orang yang tinggal di lokasi transmigrasi tempat ia ditugaskan menjadi seorang transmigran. Namun Maryono mengakui bahwa selama ia menjadi transmigran ia tidak mau mengeluh dengan keadaan, ia memiliki tekad dan semangat kuat untuk menghadapi segala keterbatasan di lokasi transmigrasi.

Setelah 4 tahun Maryono menjalani hidup sebagai petani transmigrasi, kini ia mampu menikmati hasil dari kerja kerasnya selama ini. Saat ini ia mampu mengembangkan lahan pertaniannya, hasil pertanian utama dari Maryono adalah bawang, cabai, tomat, dan sayur-sayuran lain. Dari hasil menjual sayur-sayuran yang ia tanam di lokasi transmigrasi Tanjung Buka SP5, Provinsi Kalimantan Utara, Maryono mampu meraih pendapatan hingga 35 juta dalam satu bulan.

Sama halnya dengan Maryono, Disro, transmigran dari Kimtrans Simpang Tiga SP.2, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan adalah seorang pria asal Pemalang, Jawa Tengah. Saat pertama kali tinggal di permukiman transmigrasi ia sempat putus asa, namun istri dan anak- anaknya memberikan semangat kepadanya agar terus berjuang di kawasan transmigrasi.

Baca Juga  Antasari Azhar Restui Firman Wijaya Lawan SBY

Kini Disro mampu mengembangkan peternakan ikan lele dan udang. Dari hasil peternakan ikan lele dan udang, Disro mampu mendapatkan penghasilan hingga 400 juta dalam satu tahun. Pada tahun ini Disro yang dulunya seorang pekerja serabutan sebelum mengikuti program transmigrasi kini mampu mendapatkan gelar juara ke-3 Transmigran Teladan 2016.

Perlu kita ketahui, sebagian besar lokasi pemukiman transmigrasi berada di kawasan tertinggal dan perbatasan. Para transmigran dihadapkan dengan infrastruktur yang terbatas, sarana dan prasarana produksi yang masih kekurangan tetapi mereka mampu keluar dari keterbatasan tersebut.

Dengan kesuksesan para transmigran teladan 2016, dapat dikatakan program transmigrasi merupakan program strategis yang tidak hanya semata-mata mengatasi permasalahan demografis, namun juga sebagai upaya mengentaskan kemiskinan masyarakat dan menekan angka pengangguran (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Wapres: Hal Paling Menentukan Keluar dari Krisis adalah Covid-19 Ditangani

Berita

‍KPUD Simalungun Butuh Dana Rp 12 M, Pemkab Berencana Menyiapkan dalam Bentuk Barang
Ini Identitas Pengunjung yang Tewas di Centre Point-kompasnasional

Arsip

Ini Identitas Pengunjung yang Tewas di Centre Point

Arsip

Sidang Kasus Jesicca-Mirna Sulit Simpulkan Tanpa Autopsi

Arsip

Anies Tolong Jangan Ikuti Jejak Jokowi!

Arsip

21 Perempuan Ekspedisi “Kartini goes to Ciletuh Geopark”

Arsip

Ini Bukti Jokowi The Real Presiden
Foto Crazy rich Reza paten

Berita

Kasus Trading Net89, PPATK Blokir Rekening Jumbo Crazy Rich Surabaya Reza Paten