kompasnasional.com | Labuhanbatu
Lurah Negeri Lama Hulwi SE mengeluarkan statemen keras kepada pimpinan dua bank pemerintah yang berada diwilayah tugasnya.
Pasalnya, pimpinan Bank Mandiri dan Bank BRI memasang bendera merah putih 24 jam termasuk hari Minggu dan libur, sehingga dinilai sudah tidak sesuai aturan lagi.
Hal itu diungkapkan Hulwi SE disela-sela acara halal bi halal sekaligus arisan para Kades (Kepala Desa) dan Lurah di kediaman Lurah Negeribaru Maimurni, Minggu sore (24/7/2016) yang dihadiri Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Labuhanbatu M Asmui dan para Kades lainnya.
Dikatakan juga, sikap kedua Pimpinan BUMN ini terkesan mengabaikan perjuangan para pahlawan bangsa, yang berjuang keras mengusir penjajah Belanda dan Jepang, jaman kemerdekaan, agresi militer serta berbagai pemberontakan di dalam negeri.
“Pimpinan kedua Bank itu adalah para sarjana, tetapi sikap kepemimpinanya tidak dapat dicontoh dan ditolerir, kesannya hanya provid oriented (mencari keuntungan),” tegas Hulwi.
Hulwi mengatakan pihaknya sudah pernah melakukan teguran kepada kedua Pimpinan Bank tersebut secara langsung atau melalui stafnya pada saat mengurus administrasi.
“Tolong bendera itu dikibarkan sesuai aturan, setelah itu baru kuteken surat-surat ini,” kata Hulwi mengulangi kalimatnya kepada mereka.
Sekalipun sudah ditegur, kata Hulwi, namun tak digubris juga. Selanjutnya, Lurah juga mengaku sudah melaporkan hal ini kepada Camat Bilah Hilir.
Dia berharap kedua Pimpinan Bank itu dapat diberi sanksi tegas, sehingga dikemudian hari tidak terulang kembali dan menjadi contoh bagi karyawan lainnya.
Pantauan Wartawan, Minggu (24/7/2016) sore, bendera merah putih kebanggaan bangsa Indonesia itu masih bertengger di atas tiang di depan kedua kantor Bank milik pemerintah itu, kondisinya sudah sangat lusuh dan terlihat basah kuyup karena sebelumnya ditimpa hujan deras.
Kepala Unit Bank Mandiri Negeri Lama Dimas Agusprasetyo kepada Wartawan mengatakan gedung yang sedang dipakai bukan milik perusahaan, namun disewa.
“Itu sebabnya sulit memasang tiang bendera, karena harus permisi dengan pemilik gedung,” katanya Senin (25/7/2016).
“Namun jiwa dan raga masih merah putih, ke depan akan dilakukan perbaikan,” jelas Dimas mengakhiri.
Sementara Kepala Unit Bank BRI Negeri Lama Affan Tian sulit untuk dikonfirmasi. Menurut, salah seorang stafnya Kepala Unit BRI sedang berada di lapangan (Berman Sinaga)








