Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Nasional / Reviews

Kamis, 28 Juli 2016 - 15:55 WIB

PBB Kembali Desak Indonesia Hapus Praktik Hukuman Mati

Viewer: 614
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 7 Detik

Kepala Badan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa mengulang seruan agar pemerintah Indonesia tak lagi menerapkan hukuman mati. Desakan ini pernah disampaikan Zeid Ra’ad Al Hussein tahun lalu, ketika eksekusi mati pengedar narkoba meliputi duo Bali Nine, menjadi sorotan internasional. Hussein mengatakan rencana Kejaksaan Agung menggelar eksekusi mati jilid III di Lapas Nusakambangan akhir bulan ini sangat disayangkan.

“Meningkatnya praktik hukuman mati di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Saya mendesak pemerintah Indonesia segera menghentikan praktik yang tidak adil dan melanggar hak asasi manusia ini,” kata Hussein dalam keterangan tertulis seperti dilansir Aljazeera, Kamis (28/7).

Baca Juga  Jadi Mensos, Risma Pastikan Semua Bantuan Nontunai

Komisi HAM PBB menyatakan hukuman mati tidak terbukti efektif mencegah kejahatan. Jika tujuan Indonesia mengurangi konsumsi narkoba, pendekatan hukuman mati disebut PBB tidak memiliki dasar ilmiah.

Dari laporan terakhir, Kejaksaan menyatakan eksekusi mati pada Jumat (29/7) malam nanti mencakup 16 orang. Mayoritas adalah warga negara asing. Tahanan asing sudah dipindah ke Lapas Nusakambangan meliputi WN Nigeria, Pakistan, Senegal, serta Zimbabwe. Empat terpidana mati asal Indonesia juga akan dieksekusi dalam waktu bersamaan.

Baca Juga  Unggah Foto Tanpa Make Up, Ayu Ting Ting "Tak Lulus"

Pengamanan di Lapas Batu Nusakambangan kini diperketat. Seluruh kedutaan asing yang warganya masuk daftar eksekusi telah dihubungi serta diminta mendampingi mereka. Kedubes Pakistan menjadi salah satu yang gigih menolak hukuman mati terhadap warganya, Zulfiqar Ali. Dari keterangan Dubes Pakistan, Ali telah difitnah oleh tersangka lain serta tidak memperoleh penerjemah memadai dalam proses sidang di pengadilan negeri dan pengadilan tinggi (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Mahfud Sebut Ada Kelompok Manfaatkan Situasi Pandemi untuk Serang Pemerintah
Mahasiswi USI Tewas Terseret Arus di Air Terjun Parsambilan-kompasnasional

Arsip

Mahasiswi USI Tewas Terseret Arus di Air Terjun Parsambilan

Berita

TKN: Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Bisa Dirasakan 10 Tahun Kemudian

Reviews

Letjen (purn) Djamari Chaniago Didesak Minta Maaf ke Prajurit TNI Korban Pengeroyokan

Berita

Aturan Baru bagi Pengendara Lewat Lanud Soewondo Harus Beli Stiker

Arsip

Bank Mandiri ‘Amankan’ Rp 7,37 Triliun Dana Tax Amnesty

Arsip

DPRD Keluarkan Rekomendasi Usut Pelanggaran PMKS PT GSL
Abu Sayyaf Berencana Culik Petinju Manny Pacquiao-KompasNasional

Arsip

Abu Sayyaf Berencana Culik Petinju Manny Pacquiao