Kompasnasional.com
TANJUNGBALAI – Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di bulan Ramadan, personel Polsek Datuk Bandar mengelar operasi penyakit masyarakat disejumlah penginapan dan kos-kosan di seputaran wilayah Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Kamis (23/6) sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Hasilnya, sebanyak 28 orang muda mudi pasangan mesum dan pekerja seks komirsial diamankan petugas. Mereka yang terjaring razia dibawa ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan.
Pantauan wartawan, usai melakukan razia, pasangan mesum yang terjaring razia dibawa ke kantor polisi untuk di data dan diberikan pembinaan. Sselanjutnya mereka dikembalikan kepada orang tua dan keluarga masing-masing.
Kapolsek Datuk Bandar AKP Ruben Manalu mengatakan, operasi pekat digelar sebagai upaya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kecamatan Datuk Bandar saat bulan ramadaan.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi tetap kondusif selama bulan ramadan,” ujar Ruben.
Dikatakan Ruben mereka yang terjaring umumnya pasangan tidak sah dan ada pula tak memiliki kartu identitas. Setelah diperiksa intensif mereka diperbolehkan pulang dengan syarat dijemput keluarga masing-masing.
“Setelah mereka membuat surat pernyataan kita beripengarahan dan kita ingatkan bila terjaring kembali akan dikenakan sanksi,” ucap Ruben.
Terpisah, salah seorang wanita yang terjaring razia dan mengaku bernama Erni mengaku ia dan pasangannya merupakan kekasih. Menurutnya di dalam kamar ia dan pasangannya tidak ada melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Tak ado jang yang kami lakukan di dalam bang. Di kamar kami hanya ngobrol bang, tak ado kami ciuman jang apo lagi melakukan hal lain,” katanya dengan logat Melayu.(kn/ms)






