Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Internasional / Reviews

Kamis, 9 Juni 2016 - 16:31 WIB

Prajurit TNI di Sudan berhasil selamatkan aset PBB dari pencurian

Viewer: 690
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Sudan,berhasil mengharumkan nama Indonesia. Mereka mendapatkan Piagam Penghargaan dari Komandan Sektor Barat Unamid-Darfur, karena berhasil menggagalkan upaya pencurian terhadap aset UN (United Nations) di Super Camp, El Geneina, Darfur Barat.

Pemberian Piagam Penghargaan kepada Prajurit TNI dalam hal ini Tim QFR (Quick Reaction Force) Satgas Indobatt, diberikan secara langsung oleh Komandan Sektor Barat Unamid Brigjen Edouard Mbengue.

Aksi penggagalan percobaan pencurian terhadap aset UN (United Nations) terjadi pada Rabu dini hari, tanggal 1 Juni 2016 pukul 01.00 dini hari. Mayor Inf Ragil Jaka Utama selaku Kasiops Satgas mendapat laporan dari personel jaga OP 09 dan OP 10 tentang adanya dua orang warga sipil yang mengendap-ngendap berusaha mendekat ke pagar pengaman pembatas Super Camp.

Baca Juga  DD Di Kab/Kota Harus Diakui Telah Memberikan Dampak Signifikan Terhadap Pembangunan

Setelah mendapat laporan, Kasiops Satgas segera menyiapkan satu Tim QRF (Quick Reaction Force) untuk melakukan penyergapan guna menangkap dua pencuri yang diduga akan melakukan pencurian kawat berduri (concertina).

Pada pukul 03.00 local time, Tim QRF berhasil menangkap dua orang itu kemudian menyerahkannya kepada GoS Police (Goverment of Sudan Police) dengan didampingi oleh Chief UNDSS (The United Nations Department of Safety and Security) untuk penanganan lebih lanjut.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian (Prajurit TNI Satgas Indobatt) yang berhasil menggagalkan upaya pencurian, dan saya akui kalian sangat professional,” ujar Komandan Sektor Barat Unamid Brigjen Edouard Mbengue.

Komandan Satgas Indobatt-02 Konga XXXV-B/Unamid Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto menyatakan rasa bangganya kepada seluruh Prajurit TNI Satgas Indobatt, khususnya Tim QRF yang telah berhasil menggagalkan dan menangkap dua orang yang berupaya melakukan pencurian terhadap aset UN.

Baca Juga  Saat Simulasi PTM Terbatas, Kerinduan Bertemu Guru Bersama Siswa SMAN 5 Pematangsiantar Terobati

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid yang tengah melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers di Darfur, Sudan, beranggotakan 800 personel, terdiri dari 650 personel TNI AD, 100 personel TNI AL dan 50 personel TNI AU.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Super Camp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan berdiri sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Super Camp El Geneina (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dinkes Pematangsiantar Sebut Tes PCR Gratis Hanya Untuk Hasil Tracing

Berita

Dinas Kominfo Klarifikasi Akun Fake Bupati Samosir Rapidin Simbolon

Berita

Polres Samosir Amankan 9 Tersangka dalam Operasi Antik Toba 2024

Berita

Bupati Tapsel : PKK Harus Berperan Aktif Dalam Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Tapsel

Berita

Jelang Idul Adha Wako Edi Kamtono Imbau Daging Kurban Dibagikan Door To Door

Asahan

Personil Danramil 10/SK Giat Komsos TMMD di warung – warung di Dua Desa Kecamatan Sei Kepayang

Berita

Wakapolda Kalbar Peduli, Tinjau Banjir di Sintang Naik Perahu Tempel

Berita

Dengarkan Wejangan Dari Majelis Tablik Al Islah Saigon Tahanan Polsek Pontianak Timur Pada “Mewek”