Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 2 Juni 2016 - 13:41 WIB

Mayat Murid SD Ditemukan Mengapung di Pulau Lebos

Viewer: 737
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

KompasNasional.com

TANJUNGBALAI – Sehari dinyatakan hilang terseret arus sungai Asahan, Daniel Panjaitan (11) warga Gang Anggrek, Perumnas Batu 5, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Mayat Daniel terapung di Sungai Asahan tepatnya di sekitar Sei Udang atau Pulau Lebos, Selasa (31/5) sekira pukul 11.30 WIB.

Mayat bocah kelas 5 SD ini ditemukan mengambang di pinggiran sungai dalam keadaan telungkup. Jenazah kemudian dievakuasi Tim gabungan petugas Basarnas dan BPBD Tanjungbalai ke rumah duka.

Kepala Pos Basarnas Tanjungbalai Asahan Zul Indra melalui petugas lapangan Romi Erwin Syahputra mengatakan, jasad korban ditemukan 2 mil dari TKP tepatnya dis ekitar Pulau Lebos atau Sei Udang

“Jasadnya kami temukan terapung di sekitar Pulau Lebos atau Sei Udang saat melakukan pencarian. Jasad korban kami temukan sekitar pukul 11.30 WIB,” ujar Romi.

Saat evakuasi jasad korban di Balai Diujung Tanjung ayah kandung korban Jhony Panjaitan yang melihat jasad anak lelakinya yang tak bernyawa menjerit dan meratap histeris. Terasa berat beban yang dialami Jhony atas kepergian anak kesayangannya itu.  Selanjutnya jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Gang Anggrek, Perumnas Batu 5, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai untuk dikebumikan.

Baca Juga  Mahasiswa Undiknas Bali Meninggal Saat ,Mendaki di Puncak Gunung Ijen

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah bernama Daniel Panjaitan (11) warga Perumahan Perumnas, Gang Anggrek, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar diduga terbawa arus Sungai Asahan saat mandi-mandi bersama temannya, Senin (30/5). Ibu korban yang mengetahui anaknya tenggelam di sungai menjerit histeris: “Tuhan Tolong Selamatkan Anakku.”

Baca Juga  Pendemo Ancam Bakar Rumah jika Rizieq Shihab Dipenjara, Ibunda Mahfud MD Diungsikan

Informasi diperoleh kejadian berawal saat korban bersama 6 teman temannya Oka Abdurrahman, Adi, Jaya, Ino, Valen, Salem, berangkat dari Perumnas Sijambi naik sepeda menuju Balai di Ujung Tanjung Sungai Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai. Sesampainya di sana, korban mandi dengan bermain sebatang pisang di pinggiran sungai.

Korban bersama Adi dan Jaya kemudian naik ke atas batang pisang tersebut dan mengayuhnya. Diduga tanpa disadari mereka terseret arus hingga ke tengah dan akhirnya terjatuh dan tenggelam.Adi dan Jaya berhasil diselamatkan ABK kapal pukat apung yang sedang lego jangkar. Namun Daniel hilang dan sempat melambaikan tangan meminta pertolongan sebelum ditelan sungai.  (kn/ms/mag02/syaf)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tim Gegana Jinakkan Bom di Ubud Bali
Pengunjung Grahadi Ini Marah-Marah saat Diperiksa BNNP Bali, 'Cuma Ingin Have Fun'-kompasnasional

Arsip

Pengunjung Grahadi Ini Marah-Marah saat Diperiksa BNNP Bali, ‘Cuma Ingin Have Fun’

Kriminal

Warganet Ungkap Modus Baru Curanmor, Modalnya Cuma Kardus dan Motor Butut

Berita

Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Kapal Asing Bermuatan Sabu 3 Ton

Kriminal

Pembacok Anak Buah AKBP Iver Ditangkap Ternyata Geng Motor Enjoi MBR

Arsip

Dipecat, Mantan Karyawan Sebut Facebook Mirip Korea Utara

Kriminal

Pendukung Gibran Diancam Dibunuh dan Digebuki di Solo
Edit Foto di Prisma Versi iOS Tak Butuh Internet-kompasnasional

Arsip

Edit Foto di Prisma Versi iOS Tak Butuh Internet