Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 2 Juni 2016 - 13:39 WIB

21 Ton Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan

Viewer: 603
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

KompasNasional.com

DELISERDANG – Sebanyak 21 ton bawang merah dari Malaysia yang tak dilengkapi dokumen, dimusnahkan oleh Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Medan di Dusun III, Desa Baru, Batangkuis, Selasa (31/5) pagi.

Kepala BKP Kelas II Medan, Japar Sidik kepada wartawan mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil limpahan dari sejumlah Polres di jajaran Polda Sumut. Yakni, Polres Langkat, Polres Batubara serta Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut pada Mei 2016 ini. Oleh BKP Kelas II Medan, pihaknya melakukan pemusnahan bawang merah tersebut yang juga disaksikan jajaran polisi dan Bea Cukai Kualanamu.

Baca Juga  Ini Identitas Pengunjung yang Tewas di Centre Point

Dia menyebut, dasar pemusnahan itu adalah UU No 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan yang tercantum dalam Pasal 5 huruf (a) (b) dan (c). Selain itu, dasar pemusnahan bawang merah itu men.gacu kepada Pasal 2 peraturan pemerintah tentang Karantina Tumbuhan.

Menurut Japar, bawang merah itu tak dilengkapi Sertifikat Kesehatan dari negara asalnya atau negara transit. Selain itu, juga tidak melalui tempat pemasukan yang telah ditentukan pemerintah dan tidak dilaporkan kepada petugas Karantina.

Baca Juga  Bentrok Ojek Online dengan Pemuda di Detos, 11 Orang Diamankan

“Oleh karena itu, berdasarkan Pasal 16 UU No 16 Tahun 1992 Pasal 16, diambilnya tindakan pemusnahan,” kata Japar. Dia menambahkan, kedepannya kordinasi kepada semua pihak terus ditingkatkan agar barang illegal tersebut dapat dilelang guna pemasukan atau pendapatan kepada negara. (kn/ms/ted)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

Densus 88 Sita 31 Kotak Amal dari Terduga Teroris di Sumut
Angkut Semen Tujuan Tarutung, Sopir Truk Dirampok Tujuh Pria Berpistol-kompasnasional

Arsip

Angkut Semen Tujuan Tarutung, Sopir Truk Dirampok Tujuh Pria Berpistol

Kriminal

Gara-gara Masalah Tanah Kas Desa, 2 Orang Tewas dan 3 Luka Parah Terkena Sabetan Celurit

Arsip

Ganjar Pranowo dan kasus e-KTP yang bikin gerah

Arsip

KAI Tak Sanggup Biayai Investasi LRT yang Bengkak Rp4 Triliun
Harus Hengkang dari Rumah Dinas, Rano Cari Kontrakan di Serang-kompasnasional

Arsip

Harus Hengkang dari Rumah Dinas, Rano Cari Kontrakan di Serang

Arsip

Rakyat China Makin Sebal Pada AS, Giliran KFC Diboikot

Arsip

Dilecehkan Suporter, Wasit Homoseksual Berhenti dari Sepakbola