Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 2 Juni 2016 - 12:39 WIB

Masih Kelas 1 SMK Sudah Jadi Bajing Loncat

Viewer: 546
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 9 Detik

KompasNasional.com

TEBINGTINGGI – Meski masih duduk di bangku kelas 1 SMK, perbuatan GN (16), bisa dikatakan sudah ‘bajingan’. Dikatakan seperti itu karena ABG ini, ternyata komplotan bajing loncat yang saban malam beraksi di Jalan Lintas Sumatera, Kota tebingtinggi.

GN, yang berdomisili di Dusun XV, Desa Sei Bamban, Serdang Bedagai, ini diamankan polisi saat sepeda motor yang dikendarainya terjatuh saat membawa sebuah mesin genset yang baru saja ‘dibajak’ dari salah satu mobil box, Selasa (31/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Sedangkan 5 komplotannya berhasil melarikan diri dari kejaran polisi.

Informasi yang dihimpun ,Selasa dinihari itu, GN dan 5 rekannya sedang menunggu mangsa di kawasan Masjid Kebun PTPN III Rambutan Jalan Lintas Sumatera, Tebingtinggi.

Saat melihat salah satu mobil Box jenis Mitsubishi L-300, kelima bajing loncat, masing-masing Bondan, warga Kampung Jati Sei Bamban Sergai; Rio, warga Pasar Miring Sergai; Aidil alias Gendon, Rizal alias Pesek (keduanya warga Desa Cempedak Lobak) serta Kiting, warga Pasar Miring, langsung mengikutinya dari belakang mengendarai 3 sepeda motor.

Baca Juga  Gagal Bebaskan 10 WNI,18 Pasukan Elite Tewas Ditembaki Teroris Abu Sayyaf

Bak di film-film laga, GN yang sebelumnya dibonceng Bondan mengendarai sepeda motor matik BK 6098 XAN langsung naik ke mobil box dari belakang. Gembok besar mobil tersebut langsung dipatahkan menggunakan linggis yang sebelumnya dipersiapkan. Sedangkan komplotannya yang lain mengikuti mobil tersebut dari belakang. Sekitar 15 menit kemudian, dengan posisi mobil yang dibajak berjalan, GN mengambil mesin genset dari dalam mobil dan kembali lagi ke sepeda motor yang dikendarai Bondan.

Namun, sekitar 30 meter saat mobil yang dibajaknya berlalu, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Bondan langsung oleng dan terjatuh.

Dalam waktu yang bersamaan, dua petugas Intelkam Polres Tebingtingggi, tiba-tiba melihat pintu mobil box sudah terbuka. Kedua polisi berbaju preman ini pun memberhentikan laju kendaraan mobil box tersebut.

Kemudian, sang sopir memeriksa muatannya dan melihat mesin genset sudah hilang. Yakin dibajak bajiing loncat, polisi tadi pun langsung balik arah dan melihat GN dan Bondan sudah dipinggir jalan akibat kecelakaan dengan mesin genset berada di sampingnya. Melihat hal itu, Bondan dan kawan-kawannya langsung tancap gas meninggalkan GN.

Baca Juga  Ketiga Kalinya, Bandar Sabu Si Udin Dinamo Ditangkap

GN pun doboyong ke Mapolres Tebingtinggi untuk diperiksa.

“Kereta yang kami pakai jatuh karena mesin genset yang kuambil dari mobil itu berat kali. Kawan-kawanku itu lari waktu polisi mau menangkap kami,” kata GN.

Anehnya, GN dan komplotannya mengaku hampir saban malam melakukan aksinya di Jalinsum-Tebingtinggi.

“Kadang berhasil, kadang gak. Kalau berhasil uangnya untuk jajan aja, bang,” kata GN, yang mengaku masih duduk di bangku Kelas 1 salah satu SMK swasta di Kota Tebingtinggi.

Pun begitu, Satuan Reserse Kriminal Polres Tebingtinggi, masih melakukan pengejaran terhadap kelima komplotan GN, yang berhasil melarikan diri. (kn/ms/cr-4/fit)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Arsip

Tak Malu Akui Bahwa Dirinya Dulu Adalah Tukang Pasir, Polisi Ganteng Ini Kini Hits

Kriminal

Cuma Lulus SD, Dokter Gadungan Tipu Sejumlah Perempuan, Ratusan Juta Ludes

Arsip

Polisi Akui Sudah Siapkan Regu Tembak untuk Eksekusi Mati
BNN Blokir Rp8 Miliar Dana Bandar Togiman-KompasNasional

Arsip

BNN Blokir Rp8 Miliar Dana Bandar Togiman

Arsip

Ini Kronologi Anggota Polisi Ajak Kencan Siswi SMK Agar Tak Ditilang
KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pupuk-KompasNasional

Arsip

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pupuk

Daerah

Diduga Mabuk, Oknum Kades di Halsel Aniaya Warga Negara Myanmar