
Halsel, Maluku Utara – Diduga dalam pengaruh minuman Keras, Jr Kepala Desa Tutuhu Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tega menganiaya salah satu warga asal Myanmar.
Penganiayaan terjadi pada hari Selasa Malam (18/1) sekitar pukul 11.00 WIT. Berawal dari pesta minuman keras di kompleks Desa Tomori tepatnya di rumah Ibu angkat Ako alias Ansar (39 Tahun) Korban asal Myanmar yang sudah lama menetap di Halsel dan menjadi WNI.
Ako alias Ansar yang menjadi korban pemukulan itu menegur Jr Oknum Kepala Desa lantaran Jr dan teman gadisnya minum sambil mengeluarkan suara dengan nada tinggi.
“Ako bilang di kepala desa jang ribut karena saya p Ibu lagi istirahat,” cerita Ibu angkat Ako meniru teguran Ako ke kepala desa, Rabu Malam (20/1/2021)
Tersinggung dengan apa yang dilakukan Korban, Jr pun marah dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas ke Korban.
Bahkan Tak berhenti sampai disitu karena kesal ditegur Korban, sontak Jr pun keluar dan mengambil batu bersiap untuk memukul korban.
Sementara Korban yang tidak terima perlakuan Jr, Ia pun naik pitam dan sempat mengancam Jr dengan pisau, namun ancaman Korban tak membuat nyali Jr menciut. Dengan Menggenggam batu sebagai senjata Jr langsung menghantam ke wajah Korban hingga pingsan.
Akibat dari hantaman batu tersebut, terlihat Korban mengalami memar di wajah hingga luka sobek di atas pelipis mata dengan 15 jahitan.
Terpisah, saat di konfirmasi di rumahnya, Jr tak menepik soal pesta miras namun dari pengakuannya bahwa aksi pemukulan yang dilakukan semata-mata hanya membela diri.
“Benar ada minum sama-sama dan kejadian saya pukul dia itu lantaran dia pegang pisau ancam mau tikam saya,” kata Jr.
Namun, Lanjut Jr, masalah tersebut sudah di damaikan dan bahkan ada beberapa anggota kepolisian dari sektor Bacan juga sudah melakukan mediasi.
“Masalah ini sudah dimediasi oleh Polisi. Bahkan saya juga sudah kasih uang pengobatan ke dia,” pungkasnya. (FIK)








