Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Selasa, 17 Mei 2016 - 14:44 WIB

Meski Ekonomi Lemah, Belanja Iklan Justru Cetak Rekor Rp 24,2 T

Viewer: 493
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Pertumbuhan belanja iklan di kuartal pertama 2016 mengalami peningkatan tertinggi dalam dua tahun terakhir. Total belanja iklan pada media televisi serta majalah, dan koran mencapai Rp 24,2 triliun dari sepuluh kategori produk iklan.

“Setelah sempat melemah sejak semester dua tahun 2014, optimisme pasar sekarang sudah kembali menguat. Hampir semua top kategori menunjukkan peningkatan dalam belanja iklan,” kata Direktur Media Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, kepada wartawan di Kantornya, Jakarta, Selasa (15/4).

Menurut Data Nielsen Advertising dari sisi produk iklan untuk periode Januari-Maret 2016 kategori rokok masih menempati urutan pertama. Lalu disusul dengan iklan pemerintahan dan organisasi politik.

Baca Juga  Hakim PN Medan Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Penodaan Agama Pemicu Kerusuhan Bernuansa SARA di Tanjungbalai

Pada iklan rokok kretek memberikan kontribusi paling tinggi yaitu Rp 1,9 triliun. Posisi kedua Rp 1,8 triliun kontribusinya didorong oleh Kementerian Kesehatan dalam program memberantas polio.

“Urutan ketiga pada iklan produk perawatan rambut dengan belanja mencapai Rp 1,3 triliun,” tutur Hellen.

Dari belanja iklan yang ada, media televisi mengalami pertumbuhan tertinggi pada periode Januari-Maret 2016 sekitar 33 persen. Media cetak menunjukkan angka yang lebih konstan. Di mana belanja iklan koran tumbuh satu persen dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Baca Juga  Menko PMK : Bela Negara Bukan Wajib Militer

“Kita percaya memang kepercayaan ekonomi kembali meningkat semakin besar. Kalau tahun lalu bensin naik, budget pemerintah tidak keluar sehingga perputaran uang tidak biasanya,” ujar Hellen.

Selain itu, sisa 10 besar belanja produk iklan lainnya ialah produk kopi dan teh Rp 1,1 triliun, makanan cepat saji Rp 1 triliun, perawatan wajah Rp 1 triliun, makanan ringan Rp 1 triliun, susu pertumbuhan Rp 900 miliar, pembersih dan pelembut pakaian Rp 800 miliar, jasa online Rp 700 miliar dan terakhir jasa provider telekomunikasi Rp 700 miliar (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ngaku Anggota TNI Pangkat Lettu, Pria Ini Tipu Warga Rp 85 Juta

Arsip

Pengamat: Google itu mesin pencari, tak ada kaitan dengan pornografi

Ekonomi

Survei: Masyarakat Indonesia Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Dua pesawat F-5E Tiger Milik Unit Akrobatik Patrouille Suisse Tabrakan di Udara-kompasnasional

Arsip

Dua pesawat F-5E Tiger Milik Unit Akrobatik Patrouille Suisse Tabrakan di Udara

Berita

Polres Tanjungbalai Musnahkan Barangbukti Tangkapan Narkoba April s/d Mei 2018

Arsip

Diplomat Cantik Indonesia Berani Kecam Para Pemimpin Negara Pasifik

Arsip

Manado Ingin Bangun Sirkuit Balap Ala Monaco Dan Singapura
10 Fakta Soal Pembunuhan Enno Farihah-KompasNasional

Arsip

10 Fakta Soal Pembunuhan Enno Farihah