Home / Berita / Daerah / Medan / Nasional / Reviews

Selasa, 3 Juli 2018 - 10:36 WIB

Ini Alasan Ratna Sarumpaet Keberatan Evakuasi Korban KM Sinar Bangun Dihentikan

Ratna Sarumpaet di KPK (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Ratna Sarumpaet di KPK (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Viewer: 617
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 7 Detik

KompasNasional.com,Medan – Aktivasi Ratna Sarumpaet mengaku keberatan atas keputusan pemerintah menghentikan evakuasi korban KM Sinar Bangun. Inilah yang ingin diutarakannya ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan yang meninjau langsung posko di Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten, Simalungun, Senin (2/7/2018).

Namun, keduanya berujung adu argumen, hingga Ratna diusir dari momen dialog keluarga korban dengan Luhut.

Di lokasi, Ratna mengatakan dirinya mewakili sebagian keluarga korban, menolak penghentian proses evakuasi. Lantaran sudah menemukan titik terang di mana posisi para jenazah dan kapal berada di dasar perairan Danau Toba.

Baca Juga  Wawako Resmikan Pelayanan Publik Berbasis Kearifan Lokal 'Dalihan Natolu'

“Saya juga mewakili warga Tapanuli, Indonesia, ini tentang kemanusiaan. Ada 164 mayat, ketemu titiknya tinggal angkat, kenapa diberhentikan, sayang. Itu saja poin saya,” ujarnya.

“Saya keberatan, sudah saya sampaikan. Enggak ada masalah lain, ini masalah kemanusiaan. Titiknya sudah ada, dihentikan. Bingung, terkejut. Selama ini saya mendapat pesan bahwa tidak akan dihentikan (proses). Saya bisa lapor ke PBB,” ungkapnya.

Diapun mengkritisi soal janji pemerintah dengan janji puluhan juta. “Jangan mereka diiming-imingi dengan Rp69 juta. Baru dibikin monumen. Mereka (pemerintah) mengerti kan perasaan kehilangan. Tidak sekadar diganti dengan uang. Itu nyawa orang, keluarga mau dibayar Rp69 juta lalu survive, enggak bisa!,” jelasnya.

Baca Juga  Wali Kota Edi Kamtono Jadi Pembicara Dialog Perubahan Iklim Asean

Ibunda aktris Atiqah Hasiolan ini mengatakan monumen tersebut nantinya hanya akan membuat orang takut datang ke Danau Toba. Karena ada ratusan mayat yang terdeteksi di dasar perairan, namun tidak diangkat.(PJKST/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Derman Jaya Baene (38) penderita kelumpuhan butuh sentuhan bantuan social

Berita

Dukung Indonesia Makin Cakap Digital, Pemkot Pontianak Perluas Kampung Digital

Berita

Suaminya Ditangkap KPK, Cara Istri Kepala Lapas Sukamiskin yang Kini Banting Tulang Jualan Nasi Bungkus Bisa Semua Melongo

Berita

Dengan Menggunakan Longbot , Koramil Tumbang Miri Kawal Pendistribusian Vaksin Sinovac*

Berita

Ketua TP PKK Kalbar Hadiri HKG ke-49 Dan Rakerda ke IX PKK Singkawang

Berita

Kasdim Tegaskan Ke Anggota Kodim Sintang Hindari Aktivitas Ilegal.

Berita

ZEVKY EVENT ORGANIZER SUKSES “RAMADHAN WONDERS “

Berita

Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Buka MTT Danramil dan Babinsa TA 2022