Home / Berita / Daerah / Medan / Nasional / Reviews

Selasa, 3 Juli 2018 - 10:36 WIB

Ini Alasan Ratna Sarumpaet Keberatan Evakuasi Korban KM Sinar Bangun Dihentikan

Ratna Sarumpaet di KPK (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Ratna Sarumpaet di KPK (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Viewer: 619
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 7 Detik

KompasNasional.com,Medan – Aktivasi Ratna Sarumpaet mengaku keberatan atas keputusan pemerintah menghentikan evakuasi korban KM Sinar Bangun. Inilah yang ingin diutarakannya ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan yang meninjau langsung posko di Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten, Simalungun, Senin (2/7/2018).

Namun, keduanya berujung adu argumen, hingga Ratna diusir dari momen dialog keluarga korban dengan Luhut.

Di lokasi, Ratna mengatakan dirinya mewakili sebagian keluarga korban, menolak penghentian proses evakuasi. Lantaran sudah menemukan titik terang di mana posisi para jenazah dan kapal berada di dasar perairan Danau Toba.

Baca Juga  Ganjil-genap di Jakarta Diperpanjang Hingga 31 Desember 2018

“Saya juga mewakili warga Tapanuli, Indonesia, ini tentang kemanusiaan. Ada 164 mayat, ketemu titiknya tinggal angkat, kenapa diberhentikan, sayang. Itu saja poin saya,” ujarnya.

“Saya keberatan, sudah saya sampaikan. Enggak ada masalah lain, ini masalah kemanusiaan. Titiknya sudah ada, dihentikan. Bingung, terkejut. Selama ini saya mendapat pesan bahwa tidak akan dihentikan (proses). Saya bisa lapor ke PBB,” ungkapnya.

Diapun mengkritisi soal janji pemerintah dengan janji puluhan juta. “Jangan mereka diiming-imingi dengan Rp69 juta. Baru dibikin monumen. Mereka (pemerintah) mengerti kan perasaan kehilangan. Tidak sekadar diganti dengan uang. Itu nyawa orang, keluarga mau dibayar Rp69 juta lalu survive, enggak bisa!,” jelasnya.

Baca Juga  Dihunjuk Kemhan, Bupati Taput Fasilitasi Food Estate untuk Lahan Ketahanan Pangan Nasional

Ibunda aktris Atiqah Hasiolan ini mengatakan monumen tersebut nantinya hanya akan membuat orang takut datang ke Danau Toba. Karena ada ratusan mayat yang terdeteksi di dasar perairan, namun tidak diangkat.(PJKST/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Resmi! Pemerintah Nyatakan FPI Ormas Terlarang

Berita

KORMI Prov Kalbar Audiensi ke Wakil Gubernur

Berita

Sempat Viral, Aksi Mafia BBM di Kota Sibolga Bentrok Dengan Jurnalis Berakhir Damai

Arsip

Presiden Serbia Resmikan Pabrik Mi Instan Asal Indonesia

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Asisten Khusus II Menhan

Berita

Komandan Kodim 1208/Sambas Mengikuti Acara Pesan Kunci Vaksin Covid-19 Untuk Masayrakat.

Berita

13 SMPN Pematangsiantar Diduga Kompak Selewengkan Dana BOS, LSM Pijar Keadilan Angkat Bicara

Berita

Gadis 13 Tahun di Madina Hamil 3 Bulan Setelah di Cabuli Ayah Tiri Berulang-ulang