Home / Berita

Selasa, 18 Mei 2021 - 15:24 WIB

Wali Kota Pontianak Prioritaskan Program Pro Rakyat dalam APBD

Viewer: 575
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat serta mengutamakan program-program pro rakyat dalam APBD.

Selain itu pula ditekankannya untuk berupaya memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

“Tujuannya agar ekonomi bisa terus bergerak serta target pertumbuhan ekonomi, target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka berkurang,” ujarnya usai memberikan arahan kepada para kepala OPD di Aula Abdul Muis Muin Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga  Wawako Buka Bimtek Tentang Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah

Ia berharap pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak terus membaik.

Berdasarkan hasil evaluasi, ada beberapa OPD yang dinilai sudah bagus dalam kinerjanya. OPD-OPD itu sudah mencapai target yang sudah ditentukan, bahkan melebihi.

“Tapi beberapa OPD masih perlu ditingkatkan terutama dalam pelaksanaan APBD,” ungkap Edi.

Dia mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar mempercepat proses pelaksanaan program-program yang telah direncanakan karena sudah memasuki bulan keenam tahun anggaran 2021 ini.

Dengan semakin cepatnya pelaksanaan pembangunan di lapangan maka memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi yang kian baik.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-75 Polres Humbahas mengadakan Peresmian Gedung Olahraga Wicaksana Laghawa yang dihadiri Forkompimda Humbahas

“Sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dengan cepat,” tuturnya.

Dalam persoalan anggaran, pihaknya mengalami tekanan sejak 2020.

Hal ini disebabkan adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat serta pendapatan daerah yang merosot.

Kemerosotan pendapatan daerah bersumber dari sektor pajak, misalnya pajak restoran anjlok hampir 50 persen, pajak hotel merosot 45 persen dan pajak hiburan yang turun hingga 70 persen.

“Pada 2021 masih belum kembali ke kondisi normal sehingga ini juga mempengaruhi belanja kita,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Personil Polres Sanggau Bersama 14 Orang Awak Media Lomba Menembak Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 76

Berita

Ops Patuh Toba 2022 Tapteng, Dominasi Pelanggaran Tidak Pakai Helm

Berita

Ketua Daerah L Ikuti Puncak Peringatan HUT ke-58 Dharma Pertiwi

Berita

Dukungan OKP PP Di Pilkada Tapsel Belum Ditetapkan Tunggu Rakorcab

Berita

FKOB Kalbar Gelar Milad ke-3 Di Gedung PCC Pontianak

Berita

Masuki Masa Purna Bhakti Kabag Ekonomi Dan Kesra Dilepas Dengan Rasa Haru

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (25/07/2021

Berita

KPK LAKSANAKAN RAKOR PEMBERANTASAN KORUPSI TERINTEGRASI DI POLDA KALBAR