Home / Berita

Kamis, 9 Desember 2021 - 21:29 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara HAKORDIA 2021 Melalui Zoom Meeting

Viewer: 370
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Wali Kota Pematangsiantar Dr.H.Hefriansyah SE.MM hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2021 melalui Zoom Meeting di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Kamis, (09/12/21).

Presiden Jokowi dalam amanatnya menyatakan bahwa  korupsi merupakan Extra Ordinary Crime yang mempunyai dampak luar biasa sehingga harus ditangani secara Extra Ordinary pula.

“Dilihat dari jumlah kasus yang ditangani aparat penegak hukum, jumlahnya termasuk luar biasa.  Pada periode Januari sampai November 2021, Polri telah melakukan penyidikan terhadap 1.032 perkara korupsi. Kejaksaan pada periode yang sama telah melakukan penyidikan sebanyak 1.486 perkara korupsi. Demikian pula dengan KPK yang telah menangani banyak sekali kasus perkara korupsi, seperti yang sudah disampaikan Ketua KPK,”.kata Presiden.

Disebutkan, beberapa kasus korupsi besar juga berhasil ditangani secara serius, di antaranya Jiwasraya, ASABRI dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dalam kasus Jiwasraya misalnya, kata Presiden Jokowi, para terpidana telah dieksekusi oleh Kejaksaan dan dua di antaranya divonis penjara seumur hidup dan aset sitaan mencapai Rp 18 triliun dirampas untuk negara.Dalam kasus ASABRI, tujuh terdakwa dituntut mulai dari penjara 10 tahun sampai hukuman mati, serta uang pengganti kerugian negara mencapai belasan triliun rupiah.Dalam penuntasan kasus BLBI. Satgas BLBI juga bekerja keras untuk mengejar hak negara yang nilainya mencapai Rp 110 triliun. Dan, mengupayakan tidak ada Obligor dan Debitur yang luput dari pengembalian Dana BLBI.

Baca Juga  TM Pelaku Pencabulan dan Kekerasan Asal Sirandorung Menyerahkan Diri

“Namun aparat penegak hukum termasuk KPK, sekali lagi jangan cepat berpuas diri dulu. Karena penilaian masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi masih dinilai belum baik. Kita semua harus sadar mengenai hal ini”.tegas Jokowi.

Berdasarkan hasil sebuah survei nasional pada bulan November 2021 yang lalu, masyarakat menempatkan pemberantasan korupsi sebagai permasalahan  kedua sebagai permasalahan yang harus diselesaikan. Urutan pertama adalah penciptaan lapangan pekerjaan. Ini yang diinginkan masyarakat, mencapai 37,3%. Urutan kedua adalah pemberantasan korupsi mencapai 15,2%, dan urutan ketiga adalah harga kebutuhan pokok mencapai 10,6%.“Dan, apabila ketiga hal tersebut dilihat sebagai satu kesatuan, tindak pidana korupsi menjadi pangkal permasalahan yang lain. Korupsi bisa mengganggu penciptaan lapangan kerja. Korupsi juga bisa menaikkan harga kebutuhan.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam sambutannya menyampaikan,

Baca Juga  Jokowi Resmikan Kereta Cepat Whoosh, Tercepat se-Asia Tenggara

“Saya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada semua pihak yang turut serta atas pelaksanaan Peringatan Hakordia 2021. “Kita sebagai anak bangsa sungguh bersyukur karena hari ini segenap umat manusia dan kita seluruh anak Bangsa Indonesia memperingati Hakordia Sedunia yang pada hari ini mengambil tema “Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi,”. Tema ini sengaja dipilih dalam rangka memberikan kesempatan dan mengajak anak bangsa untuk mengambil peran memberantas dan melakukan aksi-aksi terkait pemberantasan korupsi”.ujar Firli Bahuri.

Beliau juga berharap semua anak bangsa memiliki semangat komitmen yang sama untuk meningkatkan, membangun budaya antikorupsi. “Sungguh kita bahagia dan bangga Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudera, terpanjang di seluruh dunia, 17.504 pulau, 1.331 suku bangsa, dan 650 bahasa, ini merupakan modal kapital bangsa Indonesia untuk sama-sama maju mewujudkan tujuan negara.

Hadir mengikuti Zoom meeting,  Wakapolres Pematangsiantar Kompol Ismawansyah SIK. Pj. Sekda Kota Pematangsianta Ir.Zubaidi.M.Si, Plt.Kepala Inspektorat Junaidi Sitanggang S.STP, Kabid Anggaran BPKAD Rosion.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dandim 1206/Psb terima kunjungan IMI (Ikatan Motor Indonesia) kab. Kapuas Hulu 

Berita

Kapolres Sanggau Hadiri Pembukaan Festival Budaya Faradje’ Pasaka Negeri Sanggau Ke-XIV Tahun 2022

Berita

SE PPKM Darurat Terbit, Masyarakat Diminta Patuhi Aturan

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Berikan Sosialisasi Kepada Para Pekerja PETI

Berita

Hendak Dijual untuk Uang Kuliah Anaknya, Sapi Milik Samsuddin Malah Ditembak Polisi

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Pangdam XII/Tpr Pantau Langsung Kedatangan PMI*

Berita

WARTAWAN TOBA ADAKAN AKSI SOLIDARITAS, TUNTUT TANGKAP PEMBUNUH WARTAWAN