Mempawah Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com-Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri acara Penyampaian SPPT dan me-Launching Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2022 melalui Indomaret dan Tokopedia di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa (22/3/2022).
Wabup mengucapkan terimakasih kepada Tim Intensifikasi Kabupaten Mempawah yang telah memberikan kontribusi dalam memenuhi target PBB – P2 Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2021 dengan baik.
“Saya ucapkan terima kasih dan selamat untuk kecamatan, desa/kelurahan serta petugas penyampai SPPT PBB-P2 yang telah mendapatkan reward atas kinerjanya dalam menyampaikan SPPT PBB-P2 Tahun 2021 dan berkontribusi dalam merealisasikan penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Mempawah,” tuturnya.
Selain itu, Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Mempawah dengan membayar PBB-P2 Tahun 2021.
Wabup mengatakan, walaupun pandemi COVID-19 secara nasional berdampak kepada perekonomian semua lapisan masyarakat Kabupaten Mempawah, namun termyata masih bisa memenuhi target anggaran Tahun 2021, yang salah satu sumbernya berasal dari penerimaan PBB – P2.
Ia menyampaikan bahwa ada tiga indikator yang harus diperhatikan bersama, yaitu penyampaian SPPT PBB-P2 yang dilakukan oleh petugas penyampai SPPT PBB-P2 yang telah ditunjuk dan ditetapkan.
Realisasi jumlah SPPT PBB-P2 yang telah dibayar oleh wajib pajak, dan realisasi penerimaan PBB-P2.
“Ketiga indikator tersebut menjadi tolak ukur kita dalam melakukan pemungutan PBB – P2 Tahun 2022,” ujarnya.
Wabup berharap peran camat untuk dapat berperan aktif untuk kontribusi pembangunan daerah melalui pemungutan PBB – P2 Kabupaten Mempawah. Tentunya, dengan tetap memperhatikan ketiga indikator tersebut sebagai bahan evaluasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat menjadikan Lunas PBB – P2 sebagai persyaratan administrasi di kecamatan dan desa/kelurahan.
Lebih lanjut, ungkap Wabup dalam rangka mengoptimalkan integrasi informasi perpajakan dan digitalisasi pelayanan serta pembayaran pajak daerah.
Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membentuk tim percepatan dan perluasan digitasilisasi daerah (TP2DD) yang bertujuan agar penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) lebih transparan, dengan tata kelola yang baik dan kemudian dapat meningkatkan PAD Kabupaten Mempawah.
“Semoga dengan adanya tim P2DD Kabupaten Mempawah ini dapat mempercepat dan memperluas sistem informasi pajak daerah, dan memberikan kemudahan masyarakat dalam membayar pajak, melalui kanal-kanal pembayaran bukan hanya melalui ATM dan mobil Bank Kalbar,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, H. Muhammad Pagi selaku Wakil Bupati Mempawah juga turut serta dalam menyampaikan SPPT PBB-P2 Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2022.
“Dengan ini saya sampaikan SPPT PBB-P2 Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2022 kepada desa/kelurahan melalui camat se-Kabupaten Mempawah untuk dapat disampaikan seluruhnya kepada wajib pajak Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Yusri, menyampaikan, BPPRD Kabupaten Mempawah akan melakukan optimalisasi penerimaan PBB – P2 dengan meningkatkan kegiatan Intensifikasi dan Eksentifikasi PBB – P2.
Kegiatan tersebut berupa meningkatkan pengawasan objek pajak, melakukan kegiatan sosialisasi, pengawasan dan penagihan keliling.
“Terobosan BPPRD Mempawah lainnya adalah, mulai tahun 2022 ini pembayaran PBB – P2 juga dapat dilakukan Kasir Indomaret dan melalui Aplikasi Tokopedia. Semoga kita bisa saling membantu dan bekerja sama dalam menyampaikan SPPT PBB – P2 menuju satu target PBB – P2 Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2022.,” tutupnya.
Turut dihadiri dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah, Ismail para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Camat, Kepala Cabang Bank Kalbar Mempawah, Kepala Desa/Lurah, Perwakilan PT. Fortuna, Direktur PT. Indomarco Prismatama, Perwakilan PT. Tokopedia, dan Petugas Penyampai SPPT PBB-P2.
(Hasnan Sutanto)







