Viewer: 765
0 0

Home / Berita

Jumat, 20 November 2020 - 14:22 WIB

Viral Diduga Aliran Sesat, Jika Dapat 10 Pengikut Dijanjikan Hadiah Motor

Viewer: 766
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Kompasnasional | Video pembaiatan yang diduga melenceng dari ajaran islam heboh di Kota Palopo.

Tiga orang mahasiswi yang sedang melakukan praktik kerja di SMPN 8 Palopo, dibaiat oleh HS.

HS adalah suami dari seorang guru SMP tempat mahasiswi tersebut melakukan praktik.

Dalam keterangannya, Kepala Kemenag Kota Palopo, Rusdy Hasyim mengaku, sebelum dibaiat, ketiga mahasiswi ini diiming-imingi hadiah.

Mahasiswi yang berhasil mendapatkan 10 pengikut, dapat hadiah 1 unit motor.

“Kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan kepolisian. Mahasiswi dalam video itu juga sudah dimintai keterangan,” kata Rusdy, Jumat (20/11/2020).Namun, informasi tersebut kata Rusdy masih dari satu pihak. Sang pembaiat, HS belum dimintai keterangan.Nanti tim dari Kejaksaan yang akan menindaklanjuti. Karena kasus ini resmi ditangani tim dari Kejaksaan,” tambahnya.

Baca Juga  Aturan relaksasi ekspor Jokowi matikan 11 perusahaan tambang

Tim yang dimaksud adalah tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (Tim PAKEM) Kejari Kota Palopo.

Apabila, hasil dari tim tersebut menemukan adanya dugaan aliran sesat, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Bisa pidana jika itu betul-betul aliran sesat. Nanti tim dari Kejaksaan yang tentukan,” jelasnya.Nanti tim dari Kejaksaan yang akan menindaklanjuti. Karena kasus ini resmi ditangani tim dari Kejaksaan,” tambahnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga meminta masyarakat agar selalu mewaspadai aliran sesat yang tidak sejalan dengan syariat Islam. Hal seperti ini bisa memecah bela persaudaraan.Kita tidak tahu, jangan sampai hal-hal seperti ini ada di sekitar kita. Tetap waspadai aliran-aliran yang tidak sejalan dengan syariat islam,” ujar Sudirman.

Baca Juga  Jelang Final Soeratin Cup U-15, Pengurus KONI Asahan Siapkan Nobar

Ia mengaku persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah konflik antara sesama umat Islam itu sendiri. Jangan sampai hal seperti ini terjadi di Sulsel. (SS/Red)

Sebelumnya, pembaiatan itu terjadi saat guru HN mengajak tiga mahasiswi untuk makan kapurung di rumahnya.

Dari situlah, HS memprospek mereka dengan membaca tulisan yang tertera di laptop.

Tulisan tersebut berjudul, “atas nama Tuhan semesta alam yang maha pengasih dan maha pengasih dan penyayang. Dalam poin itu disebutkan rela korbankan harta dan diri demi Tuhan semesta alam.

Karena bunyi kalimatnya yang aneh, satu dari tiga mahasiswi itu kemudian merekam dan mengadukan hal ini ke pihak sekolah.(SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

RAT Puskud Mina Kalbar Periode 2021-2025 Haji Amin Terpilih Menjadi Ketua umum

Berita

Berita Psp. Pemko Psp Terima Penghargaan PPD Dan APE Katagori Pratama Dari Provsu

Berita

Gunakan Tandu, Satgas Pamtas 643 Evakuasi Ibu Hamil

Berita

Massa buruh SBSI 92 ikut merayakan May Day dan memadati Lapangan Merdeka Medan

Berita

Sarana Urgent, Bupati Taput segera Resmikan Jembatan Alternatif Masyarakat Aek Siansimun Menuju Pusat Kota

Berita

Gubernur Kalbar Targetkan Penyerapan APBD TA 2022 Lebih Maksimal

Berita

Kapolres Simalungun Siaga Penuh, Sambut Menkomarvest dan Rombongan Menteri RRT Tiba di Kota Wisata Parapat

Berita

Bupati Taput Nikson Nababan: “Hingga Akhir Jabatan Saya 2024, Garoga harus Merdeka”