Home / Arsip / Arsip 2016 / Hiburan / Reviews

Kamis, 12 Mei 2016 - 13:03 WIB

Ustadz Solmed Dihadang Pria Berbadan Kekar, Ngaku Mau Dibunuh

Viewer: 639
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kasus pengeroyokan Ustadz Solmed di kawasan Serang Timur, Banten pekan lalu masih menyisakan banyak tanda tanya.

Pria bernama lengkap Soleh Mahmoed Nasution sempat membantah adanya insiden itu. Namun, akhirnya dia menggelar jumpa pers untuk mengklarifikasi kasus pengeroyokan tersebut.

“Ini menyangkut nyawa, pengalaman seumur hidup yang baru saya alami. Teriakan keluar itu bunuh, bantai Solmed. Ini perkara serius,” kata Ustaz Solmed di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/5).

Ustaz kondang yang didampingi kuasa hukumnya, Hendra Heriyansya pun menceritakan kronologi kejadian pengeroyokan itu.

Menurut Ustadz Solmed, dia mendapat undangan berceramah di Serang Timur, Banten. Namun tanpa koordinasi yang baik, setelah tiba di lokasi, dia diminta pindah karena alasan perubahan.

Baca Juga  Edy Rahmayadi Dilantik Sebagai Ketua IKA Lemhanas

Nah, dari perubahan lokasi tersebut dia membutuhkan waktu yang lama untuk sampai.

“Saya keluar Cilegon Timur, saya tanya tiga kilometer, paling sepuluh menit. Saya ketemu panitia di sana tapi setengah jam nggak nyampe-nyampe, sampai satu setengah jam nggak sampai juga,” jelasnya.

“Saya bingung, orang yang jemput dan orang yang di lapangan enggak ada komunikasi,” sambung pria 32 tahun itu.

Setelah perjalanan lebih dari satu setengah jam, akhirnya Ustadz Solmed tiba di lokasi. Namun jemaah telah membubarkan diri.

Dan secara mengejutkan tiba-tiba dia dikelilingi banyak orang. Ustadz Solmed pun berusaha membuat rombongan itu tenang dan menjelaskan alasan terlambat.

Baca Juga  Fakta-fakta Kasus Suap Anggota DPRD Kebumen Terkait Proyek Rp 4,8 M

“Saya sampaikan saya terlambat karena panitia tiga kali mengubah tempat sampai di Karang Bolong. Habis itu sudah kita malah foto-foto,” ceritanya.

Tanpa diduga, setelah itu Ustaz Solmed mengaku dihadang sejumlah pria berbadan besar dan tegap saat turun dari Masjid.

“Di depan ada orang yang nunggu, tangan gede, dia lipat tangan. Itu yang jadi komando. Setelah itu keluarlah anggotanya bawa balok dan lain-lain. Alhamdulillah jemaah mengawal saya sampai mobil,” jelasnya panjang lebar.

Karena ada oknum seperti itu, Utadz Solmed pun berkesimpulan kasus ini merupakan kasus yang serius. Sehingga harus ditindaklanjuti. “Ini bukan kekecewaan. Ini sudah didesain,” tukasnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemprov Sumut dan DJP Sediakan Pelayanan Lapor Pajak Melalui e-Filing

Arsip

Diduga Mahasiswi UGM Dibunuh di Toilet Kampus, Setelah Pembunuhan Dosen UMSU

Berita

Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba

Arsip

Resmi, Paul Pogba ke Manchester United

Arsip

DPR Ketok APBN 2018, Belanja Negara Rp2.221 Triliun

Arsip

MMAK Minta Kasus Mantan Bupati Rohul Diusut

Arsip

Polsub Sektor Pangkatan Diduga Kawal Judi

Arsip

Beli Dodge Journey di GIIAS 2016, Gratis Banyak!