Home / Berita / Nasional / Politik

Jumat, 11 November 2022 - 09:36 WIB

TNI AL Perketat Pengamanan Laut Bali Jelang KTT G20

Viewer: 673
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

JAKARTA, Jejaknasional.com Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini di Bali, TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat pengamanan di akses masuk ke wilayah Bali melalui perairan. Prajurit TNI AL mulai ditempatkan di titik-titik pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke wilayah Bali, Selasa, 8 November 2022.

Pasukan TNI AL telah mempertebal pengamanan disejumlah lokasi strategis seperti pelabuhan Benoa, Jalur Tol Laut Bali Mandara dan sektor laut di bawah Landasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.   

Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar selaku Dansubsatgas PAM Pelabuhan menyampaikan bahwa, guna mengamankan akses masuk ke Bali melalui jalur laut, jajarannya telah menempatkan pasukan di sejumlah titik.

“Siapapun yang melintasi wilayah perairan ini akan diperiksa terlebih dulu, termasuk para nelayan yang keluar masuk melalui pelabuhan agar dilengkapi dengan identitas diri, karena akan di check oleh tim gabungan dari TNI AL dan Kepolisian. Selain itu telah disosialisasikan juga akan adanya jam malam pukul 22.00, untuk pembatasan aktifitas di area pelabuhan kepada para ABK maupun nelayan”, ungkap Kolonel I Dewa Nyoman Gede Rake, Kamis (10/11/2022). 

Baca Juga  Walikota Psp Hadiri Undangan Sosialisasi NSI Dan QRIS Diselenggarakan BI Perwakilan Sumut

Seperti diketahui, guna mengamankan pelaksanaan G20 ini khususnya pada Satuan Tugas Laut Pengamanan VVIP Presidensi G20 ini, TNI AL telah mengerahkan kekuatan dari unsur-unsur Kapal Perang Republik Indoensia (KRI), dimana seluruhnya dalam kondisi siap tempur. 

“Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan G20, merupakan kepercayaan, kehormatan serta kebanggaan. Di balik itu terkandung tanggung jawab dan tantangan bagi kita untuk memastikan pertemuan G20 aman lancar dan berhasil, Saya yakin kita mampu menjawab ini dengan gemilang,” tegas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. 

Baca Juga  'Ground Breaking' Masjid Agung Kota Juang Nanga Pinoh 

Apresiasi Upaya TNI AL

Sementara itu pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menilai jika keamanan G20 berisiko tinggi apalagi ada 2 negara yang sedang berperang yakni Rusia dan Ukraina. Faktor keamanan Presiden Putin dan Zelensky pun menjadi taruhan.

“Saya pribadi sangat menghawatirkan jika terjadi sesuatu apa di Bali pada beliau karena jika Rusia kehilangan Presiden seperti Putin saat ini, itu sama dengan kita kehilangan Soekarno di detik-detik kemerdekaan Indonesia,” katanya, Kamis (10/11/202).

Namun, Connie mengapresiasi pengamanan yang dilakukan TNI.

“Saya kira apapun yang dilakukan TNI patut diapresiasi setinggi-tingginya, tetapi tidak berarti semua persiapan harus dibuka ke publik sebagai ajang show off,” ucapnya. (Hen/Lip6)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BIDPROPAM Polda Kalteng Laksanakan Operasi Penegakkan Disiplin (GAKTIPLIN) Ke Seluruh Jajaran Setiap Satker Polres.

Berita

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Tapsel Salurkan Bantuan Bahan Makanan Kepada Korban

Berita

Setya Novanto Ajukan Jadi Justice Collaborator, Bongkar Siapa Lagi Pejabat-pejabat Koruptor!

Berita

Hasil Pengundian Nomor Urut Cagub dan Cawagub Sumut 2018-2023

Berita

Bupati Simalungun Lantik Pengurus Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah Masa Bakti 2022-2027

Berita

Walikota Psp Ajak Umat Islam Tauladani Perjuangan Rasulullah Muhammad SAW

Arsip

Calon jemaah umroh ngamuk ke pihak travel, Tak kunjung diberangkatkan

Berita

Keluarga Pasien Rehabilatas Pertanyakan Hasil Test VCR di RS. Erlandi Bahar