Home / Internasional

Minggu, 31 Januari 2021 - 21:38 WIB

Tiongkok Makin Represif, Inggris Ajak Warga Hong Kong Murtad

Viewer: 431
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 4 Detik

Kompasnasional l Penduduk Hong Kong mulai hari ini, Minggu (31/1), dapat mengajukan permohonan visa baru, yang membuka kesempatan bagi mereka untuk menjadi warga negara Inggris.

Tawaran menggiurkan itu merupakan respons Inggris atas kebijakan otoritas Hong Kong dan Tiongkok yang tidak lagi mengakui paspor British National Overseas (BNO) sebagai dokumen perjalanan yang valid 31 Januari.
Inggris dan Tiongkok terus bersitegang sejak Beijing memberlakukan UU

Kemaanan Nasional di Hong Kong. menganggap aturan anyar tersebut terlalu represif dan akan menghancurkan kebebasan yang selama ini dinikmati warga Hong Kong.
Inggris menyatakan memenuhi komitmen sejarah dan moral kepada rakyat Hong Kong setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan di kota semiotonom itu. Inggris menganggap UU tersebut melanggar ketentuan perjanjian pengembalian Hong Kong kepada China pada 1997.

Baca Juga  Satu Mahasiswa Indonesia Yang Ditangkap Pemerintah Turki Dibebaskan

Pemerintah Inggris memperkirakan visa baru dapat menarik lebih dari 300.000 orang dan tanggungan mereka ke Inggris. Beijing sebelumnya mengatakan orang-orang itu akan menjadi warga negara kelas dua.

Baca Juga  Selama Jadi Presiden Trump 30.000 Kali Berbohong, Rata-rata 21 Kali Per Hari

Skema tersebut, yang pertama kali diumumkan tahun lalu, memungkinkan mereka yang berstatus BNO untuk tinggal, belajar, dan bekerja di Inggris selama lima tahun dan akhirnya mengajukan permohonan kewarganegaraan

BNO adalah status khusus, yang dibuat berdasarkan hukum Inggris pada 1987 dan secara khusus terkait dengan Hong Kong.

China mengatakan pandangan negara-negara Barat tentang tindakannya atas Hong Kong dikaburkan oleh informasi yang salah. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jelang Event IMF-World Bank, Jumlah Peserta Meningkat sebanyak 32 Ribu Orang

Arsip

PLTN Bangladesh dan Vietnam Bisa Menjadi Ancaman Indonesia

Internasional

Turki: Kami bersama Azerbaijan, baik di meja perundingan maupun medan pertempuran!

Berita

Demo Covid Meluas, TV China Sensor Penonton Piala Dunia Tak Bermasker

Internasional

Serangan Bom dengan Becak Motor di Afghanistan, 11 Anak Tewas

Internasional

Gempa 7 SR Guncang Dekat Pangkalan Chili di Antartika

Berita

Kamis Siang, Kedutaan Besar Argentina Temui Kapolri Terkait Penangkapan Buronan Argentina

Berita

Sumut-Aceh tuan rumah PON 2024