Home / Berita / Daerah / Ekonomi / Internasional / Nasional / Reviews

Sabtu, 6 Oktober 2018 - 10:54 WIB

Jelang Event IMF-World Bank, Jumlah Peserta Meningkat sebanyak 32 Ribu Orang

Menko Luhut memimpin rapat persiapan terakhir pertemuan tahunan IMF-World Bank (WB) di Nusa Dua, Bali pada hari Kamis (4/10).(Maritim.go.id)

Menko Luhut memimpin rapat persiapan terakhir pertemuan tahunan IMF-World Bank (WB) di Nusa Dua, Bali pada hari Kamis (4/10).(Maritim.go.id)

Viewer: 604
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik
KompasNasional.com   Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengelar rapat final untuk persiapan IMF-World Bank. Usai rapat pada Kamis, 4/10, itu, dia menyatakan, jumlah peserta meningkat hingga 32 ribu orang.
Kepala Negara yang pasti hadir dari Asian dan beberapa tambahan Menteri Keuangan.
“Untuk penginapan semua beres tidak ada masalah. Saat-saat terakhir itu ada menteri yang dari Inggris minta tambah tempat menterinya, dari Belanda minta tambah tempat menterinya, dari Polandia minta tambah tempat menterinya. Kita terus terang saja mengaturnya dengan kerja keras,” ujarnya.
Luhut juga mengungkapkan bahwa semua fasilitas yang dibutuhkan para perserta telah disiapakan.”Semua fasilitas kita sudah siapkan. Ini pertemuan IMF-World Bank terbesar di sepanjang sejarah yang perna ada,” tutup Luhut.
“Saya ingin melaporkan perhari ini jumlah perserta yang hadir itu 32 ribu orang. Jadi lebih banyak dari pada yang kita perkirakan. Oleh karena itu Bapak Kapolda, Bupati, Gubernur dan Pangdam akan berkerja keras untuk mengatur banyak hal,” ucapnya.
Sementara untuk berjalan lancar dalam event IMF-World Bank maka akan dilakukan lalu lintas ganjil genap, libur sekolah di kawasan tersebut mulai dari tinggkat SD sampai Universitas dan membebaskan pembayara kendaraan di tol Bali Mandara selama acara IMF-World Bank berlangsun agar menghindari kemacetan lalu-lintas.
“Bapak Kapolda yang mengatur. Jadi beliau yang akan melihat nanti waktu ke waktu mengenai hal ini. Tapi semua sudah ada keputusan dalam bidang masing-masing,” imbuhnya.
“Karena seperti yang saya singgung tadi dampak dari 32 ribu itu luar biasa. Bali akan mendapatkan manfaat ekonomi luar biasa. Asumsi kita dengan 19 ribu peserta itu akan tumbuh ekonomi Bali 65,4  persen. Tapi dengan angka 32 ribu orang yang hadir angka sangat mungkin akan naik. Dan menciptakan lapangan kerja .sampai 32700 dengan asumsi 19 ribu tamu,” tambah Luhut. (kanalbali/TR)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Gandeng Greenpeace, Kecamatan Pontianak Utara Gelar Pelatihan Kewaspadaan dan Pengendalian Karhutla 

Share :

Baca Juga

Berita

Buktikan Kerja Nyata di DPR, Tina Toon Bersikukuh ‘Labrak’ Keputusan Nadiem Makarim Soal Pembelajaran Jarak Jauh hingga Minta Ini Pada Mas Menteri

Berita

Pertimbangan Hakim Vonis 4,5 dan 3,5 Tahun Bui 2 Terdakwa Kasus Korupsi LNG

Berita

Gudang pengangkutan CV Lamlo Jaya dilalap Si Jago Merah

Berita

Waspadai Penularan Gelombang Ketiga Covid-19, Pemerintah Sumut Siapkan Berbagai Langkah Antisipasi

Berita

Sambut HBA Ke-61 dan HUT IAD XXI, Bupati Sampaikan Apresiasi Atas di Gelarnya Vaksinasi Massal

Berita

“POLICE GOES TO SCHOOL” PENYULUHAN TIBCARLANTAS, KENAKALAN REMAJA & NARKOTIKA DI SMAN 1 BALIGE

Berita

Pengusaha Angkutan Kota Pekanbaru Kembali Kecewa dengan Panitia ORGANDA Pekanbaru

Berita

Lima Bocah di Pontianak Cabuli Anak Perempuan Usia Enam Tahun