Home / Berita

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:09 WIB

Tingkat Hunian Rumah Sakit Meningkat, Edi Imbau Warga Perketat Prokes

Viewer: 407
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak.

Saat ini Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat hunian di rumah sakit memang terjadi peningkatan, di mana pasien Covid-19 yang dirawat meningkat jumlahnya.

“Harapan kita tingkat hunian bisa turun di bawah 60 persen supaya ada ketersediaan tempat tidur,” ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Namun demikian Pemkot Pontianak telah mempersiapkan langkah antisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan mempersiapkan rumah karantina di Rusunawa Nipah Kuning, RSUD Kota Pontianak serta puskesmas.

Bagi pasien terutama yang tanpa gejala, jika memungkinkan bisa diisolasi di Rusunawa atau isolasi mandiri di rumah.

“Yang paling penting bagaimana menjalani isolasi secara ketat agar tidak menularkan ke orang lain,” ungkap dia.

Baca Juga  Disdik Siantar Tanggapi Isu Sekolah Tatap Muka Kembali Normal

Ditanya opsi untuk penambahan tempat tidur di rumah sakit saat ini, Edi menyebut Pemkot Pontianak masih terus melihat perkembangannya.

Sebab selain tempat tidur, fasilitas lainnya juga harus dipersiapkan.

Apalagi adanya keterbatasan ruangan yang mana pelayanan di rumah sakit tersebut tidak hanya melayani pasien Covid-19 saja, tetapi juga pasien yang mengidap penyakit lainnya.

“Kita berharap pasien-pasien Covid-19 yang sembuh lebih banyak lagi,” ucapnya.

Ia mengimbau warga yang merasakan gejala kurang sehat atau tanda-tanda awal terkonfirmasi positif Covid-19 seperti demam, flu dan batuk, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang cepat.

Dirinya juga berharap masyarakat menjaga imun dan kebugaran tubuh dengan istirahat yang cukup, makan makanan yang sehat serta berolahraga.

Baca Juga  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan R I Muhadjir Effendy akan Kunker di Kepulauan Nias

Dengan menjaga imunitas tubuh setidaknya menjadi penangkal tertularnya Covid-19.

“Masyarakat tetap taat dan patuh terhadap penerapan protokol kesehatan secara ketat,” kata Edi.

Saat ini, lanjutnya, tidak ada cara lain dalam menekan penyebaran Covid-19 selain Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Dengan adanya PPKM pihaknya akan melakukan pemantauan perkembangan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir.

Tim Satgas Covid-19 juga akan melakukan rapat koordinasi dalam rangka membahas langkah-langkah pembatasan yang akan lebih diperketat.

“Jika masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat maka akan mempercepat penurunan kasus,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa Bakal Boikot Aktivitas Galian C Ilegal di Gane Barat

Berita

Partungkoan Adat Samosir Gelar Pelatihan Ulubalang

Berita

Menyambut Hari Sumpah Pemuda, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Masjid

Berita

Polda Kalbar Gelar Tradisi Upacara Pencucian Pataka Jelang Hari Bhayangkara ke 76

Berita

Gugat Sri Mulyani ke PTUN, Terkuak Penyebab Bambang Trihatmodjo Dicekal ke Luar Negeri

Berita

Hadiri Penutupan Turnamen Futsal Liga Kapaal Cup, Bupati Harap Futsal Semakin Maju

Berita

Bupati menghadiri acara silaturahmi Ramadhan 1443 Hijriah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat di Masjid Al Ikhlas, Desa Sugi

Berita

Kota Parapat Di Terjang Bajir Bandang