Home / Berita

Minggu, 21 Maret 2021 - 23:45 WIB

Terkuak, Yayasan Yatim di Tangsel Pekerjakan Remaja, Disuruh Cari Sumbangan

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Kompasnasional l Dibalik sebagai yayasan untuk anak yatim dan dhuafa, Yayasan Husnul Khotimah Indonesia di Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), turut mempekerjakan puluhan remaja.

Puluhan remaja dari Cianjur dan Sukabumi itu bukan anak yatim. Mereka diperkerjakan untuk mencari sumbangan. Berkeliling ke setiap rumah warga dan mini market.

Hal itu diungkapkan oleh Tofik Hidayat, salah seorang warga yang tinggal di belakang yayasan tersebut.

Bahkan, basecamp atau tempat tinggal puluhan pekerja Yayasan Husnul Khotimah Indonesia pun tepat berada di samping rumahnya.

“Ada sekitar 25-30 remaja yang dipekerjakan di yayasan milik Abdul Rojak. Mereka bukan yatim. Diambil dari Cianjur, Sukabumi,” kata Tofik ditemui di kediamannya, Sabtu (20/3/2021).

Tofik yang mengenal cukup dekat dengan Abdul Rojak, menceritakan bahwa puluhan remaja itu ditarget menghasilkan uang Rp 150 ribu setiap harinya.

Baca Juga  BMKG nyatakan dalam Sepekan Terakhir Angin Monsun Australia Bergerak ke Aceh

“Setiap anak ditargetin Rp 150 ribu. Kalau misalnya cuma dapet Rp 100 ribu, yang Rp 50 ribunya jadi utang si anak itu ke Abdul Rojak,” ungkapnya.

Kini, puluhan remaja yang dipekerjakan Abdul Rojak itu tak diketahui keberadaannya. Diduga, mereka dibawa kabur oleh Anwar, orang kepercayaan Abdul Rojak usai yaysan itu disegel polisi pada Jumat (19/3/2021) malam.

“Mereka sudah kabur tadi malam sekitar jam 12-an, dibawa sama Anwar, tangan kanannya Abdul Rojak. Sekarang basecamp-nya kosong,” paparnya.

Terlihat, isi ruangan basecamp itu tampak kumuh. Baju kotor berserakan. Sedangkan ada sebuah kasur lepek berwarna cokelat kotor terhampar. Ada juga kartu remi dan poker berserakan.

Selain itu, terlihat ada sejumlah kotak amal yang terbuat dari kaca yang berdebu berjejer. Ada tiga kotak di ruang tengah dan tiga lagi di ruang belakang. Sebagian, sudah kosong tak berisi uang dan kacanya pun pecah.

Baca Juga  Beda-beda Pendapat Berbagai Pihak soal Amicus Curiae di Sidang MK

Sementara itu, dua kamar yang ada di dalam basecamp itu tak kalah kumuh. Tembok penuh corat-coret, springbed lapuk dan sobek tampak dalam posisi berdiri.

Di bagian luar pun tak kalah kumuh. Ada sejumlah pakaian kotor yang tergantung di atas tali yang melintang.

Meski ada tulisan dilarang membuang sampah sembarangan, tetapi sampah-sampah banyak yang berserakan.

Warga resah karena di sini ada pemandian mayat, terus ada anak yatim piatu yang ditampung di sini dan uangnya untuk memperkaya dia (Abdul Rojak) sendiri,” ungkapnya.(SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Berharap Kelak Warga Binaan Rutan Tarutung Menjadi Saksi Kuasa Tuhan.

Berita

Pertemuan Penyelesaian Sengketa Antara Perusahaan dan Masyarakat Diwarnai Penganiayaan

Berita

Laksanakan Ibadah Ekaristi, Babinsa Sukakarya, Kodim 1203/Ktp, Sampaikan Protokol Kesehatan PPKM Mikro.

Berita

Kasad Apresiasi Gerak Cepat Penangkapan Pembunuh Sadis Babinsa dan Istri di Papua

Berita

Demo di Kantor Gubernur, Begini Lalu Lintas di jalan Ponegoro dan Kartini

Berita

Ditreserse Narkoba Polda Kalbar Musnahkan Sabu Seberat 6,942 Kilogram

Berita

Kasdam XII/Tpr Terima Paparan Renlakgiat TMMD ke-115 
Pencuri Ditelanjangi di Tol Tanjungmorawa 2 Orang Lainnya Babak Belur, Videonya Viral di Facebook

Berita

Pencuri Ditelanjangi di Tol Tanjungmorawa 2 Orang Lainnya Babak Belur, Videonya Viral di Facebook