Home / Berita / Nasional

Senin, 5 November 2018 - 15:53 WIB

Temuan KNKT: Lion Air Pecah saat Sentuh Laut dengan Kecepatan Tinggi

Illustrasi Pesawat Lion Air. (Foto: Instagram/@riel_neyva787)

Illustrasi Pesawat Lion Air. (Foto: Instagram/@riel_neyva787)

Viewer: 576
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

“Pesawat mengalami pecah ketika bersentuhan dengan air, dan pesawat tidak pecah di udara. Pesawat menyentuh air dalam keadaan utuh,”

-Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono

Kompasnasional.com-Temuan mesin dan serpihan pesawat Lion air dari dalam laut perairan Karawang, Jawa Barat, menjadi fakta bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui kondisi pesawat saat jatuh pada Senin (29/10) lalu.

KNKT berserta Basarnas memeriksa mesin pesawat Lion air JT-610 yang ada di JICT 2, Minggu (4/11/2018). (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Dari banyaknya serpihan pesawat yang berhasil diangkat, KNKT mendapati pesawat Lion Air yang sedang terbang ke Pangkal Pinang itu jatuh dalam kecepatan tinggi dan pecah saat menabrak permukaan laut.

“Pesawat mengalami pecah ketika bersentuhan dengan air, dan pesawat tidak pecah di udara. Pesawat menyentuh air dalam keadaan utuh,” ucap Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono dalam paparan kepada keluarga korban di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/10).

Soerjanto mengatakan, fakta itu didapati dengan ditemukannya serpihan yang sangat banyak dan kecil-kecil. Serpihan itu juga menunjukkan fakta pesawat menyentuh air dengan kecepatan tinggi.“Serpihan sedemikian rupa kecil-kecil energi yang dilepas sangat luar biasa.

Petugas memeriksa serpihan kursi Lion Air JT-610 di dermaga JICT, Selasa (30/10/2018). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

Tadi dikatakan kepala Basarnas serpihan tersebar 250 meter itu menandakan titiknya di situ. Berjarak kurang lebih 1,8 kilometer dari posisi kapal,” ujarnya.

Fakta itu diperkuat dengan keterangan saksi berjarak sekitar 500 meter yang melihat pesawat masuk air dan terdengat suara keras. Selain dari sepihan, kondisi mesin juga menunjukkan pesawat dalam keadaan mesin berputar kencang.

“Dari mesin ini kita ambil satu kondisi di mana mesin menyentuh air ini dalam keadaan hidup, ditandai dengan hilangnya semua turbin dan kompresor, menandakan impact ke dalam air mesin hidup dengan cukup tinggi,” ucapnya.

Selain serpihan dan mesin, KNKT sedang meneliti Flight Data Recorder (FDR) bagian salah satu black box yang berisi data penerbangan saat pesawat lepas landas dari Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang.(Kumparan/aw)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Gerai Vaksin Presisi Polres Kapuas Hulu

Share :

Baca Juga

Berita

Pimpinan Dan Jajaran Direksi PT BTN Persero Cabang Psp Lakukan Audensi Dengan Walikota

Berita

Ayah Pembunuh 4 Bocah di Jagakarsa Tak Ditangkap Usai Dilaporkan Aniaya Istri, Polisi Kesulitan?

Berita

8 Desa di Sanggau Kini Sudah Nikmati Listrik Dan Masih 200 Desa Lagi di Perjuangkan

Berita

Polisi Sita Sabu dari Rumah Komika Mudy Taylor

Berita

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Mengajar Siswa/Siswi SDN 16 Gunjemak Di Perbatasan Kalbar

Berita

Pembinaan dan Penandatanganan Perjanjian Kontrak Kerja Tenaga Kontrak Honorer di Lingkungan BKPSDM Kab. Kapuas Hulu

Berita

Peringati HUT ke-64 Pemprov. Kalbar, Pangdam XII/TPR Ikuti Ziarah di TMP Dharma Patria Jaya*

Berita

Selama Ditahanan Dhawiya Makin Religius