Kompasnasional.com.id.Toba, | Seorang guru SD di Salah satu SD di Lumbanlobu, Lisbeth Martha Butar Butar 49 tahun tewas dibantai pembunuhnya dengan 24 tusukan di sekujur tubuhnya dan dalam keadaan tergeletak bersimbah darah dilantai ruangan tengah rumah korban,Senin 23/05/2021.
Pelaku meninggalkan korban begitu saja, dan dari bekas telapak kaki diduga pelaku keluar dengan tenang, tidak tampak terburu buru meninggalkan tempat.
Setelah ditelusuri jejak kaki pelaku sampai ke sawah dekat rumah korban, kuat dugaan masyarakat setempat bahwa pelaku keluar dari rumah masih keadaan gelap atau masih subuh,hingga masyarakat sekitar tidak ada yang melihat pelaku,ujar warga setempat.
Rabu,26/5/2021 saat bersamaan si korban dikebumikan sekitar pukul 12,30 wib di dusun Lumbanpea Desa Lumbanlobu, Team INAFIS (Automatic Finger Print Identification System) Polda Sumatera Utara bersama Team Polres Toba melakukan penelitian,penyelidikan, pencarian bukti- bukti,jejak kaki,jejak jari pelaku sampai- sampai Team Inafis Polda tampak membuka 1 daun jendela kamar korban.
Team Inafis terus bekerja hingga membuat penguapan sebut salah seorang anggota Inafis.
Korban menurut penelusuran Kompasnasional di TKP ternyata adalah anak seorang Perwira Menengah Polisi (purn) Bisara Butarbutar dan ibunya br.Sitorus dan Lisbeth Martha Butar Buta ini merupakan anak ke 3 dari 8 bersaudara, sementara saat sekarang ini saudaranya lagi membangun rumah si korban.
Korban baru 7 tahun menjadi PNS, sebelumnya korban sempat 11 tahun menjadi guru honor, dan pernah menikah dengan marga Situmorang tetapi sudah pisah,tutur warga setempat marga Butarbutar, dia juga menambahkan bahwa si korban ini orangnya baik.
Humas Polres Toba IPTU Pol Bungaran Samosir menyampaikan bahwa, Kepolisian Resor Toba (Polres Toba) bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Polda Sumatera Utara) unruk menggungkap kasus pembunuhan tersebut,demikuan Bungaran.
Team terdiri dari 3 unsur, yaitu 1 team dari Inafis , 2 tim dari Jantanras Polda , dan pihak Kepolisian saat ini terus mendalami kasus ini, karena kasus ini sedang dalam tahap pengembangan dan penyelidikan,ujarnya.
Mudah2an kasus ini secepatnya dapat terungkap sesegera mungkin,lanjut Bungaran.
Saat acara pengebumian hadir, Bupati Toba Ir.Poltak Sitorus dan Wakil Bupati Tony Sinanjuntak,SE didampingi Sekda Toba Drs.Audhy Murpi Sitorus,Kadisdukcapil Drs.Bonar M.T Butarbutar dan Camat Bonatua Lunasi Judiman Silitonga SE. ( LamS)







