Home / Berita

Rabu, 26 Mei 2021 - 20:04 WIB

TEAM INAFIS POLDA TURUN TANGAN, KORBAN GURU SD TERNYATA PUTRI PERWIRA POLISI

Viewer: 610
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Kompasnasional.com.id.Toba, | Seorang guru SD di Salah satu SD di Lumbanlobu, Lisbeth Martha Butar Butar 49 tahun tewas dibantai pembunuhnya dengan 24 tusukan di sekujur tubuhnya dan dalam keadaan tergeletak bersimbah darah dilantai ruangan tengah rumah korban,Senin 23/05/2021.

Pelaku meninggalkan korban begitu saja, dan dari bekas telapak kaki diduga pelaku keluar dengan tenang, tidak tampak terburu buru meninggalkan tempat.

Setelah ditelusuri jejak kaki pelaku sampai ke sawah dekat rumah korban, kuat dugaan masyarakat setempat bahwa pelaku keluar dari rumah masih keadaan gelap atau masih subuh,hingga masyarakat sekitar tidak ada yang melihat pelaku,ujar warga setempat.

Rabu,26/5/2021 saat bersamaan si korban dikebumikan sekitar pukul 12,30 wib di dusun Lumbanpea Desa Lumbanlobu, Team INAFIS (Automatic Finger Print Identification System) Polda Sumatera Utara bersama Team Polres Toba melakukan penelitian,penyelidikan, pencarian bukti- bukti,jejak kaki,jejak jari pelaku sampai- sampai Team Inafis Polda tampak membuka 1 daun jendela kamar korban.

Baca Juga  Simpan Sabu di Celana Dalam, 2 IRT Diamankan Petugas Bandara Kualanamu

Team Inafis terus bekerja hingga membuat penguapan sebut salah seorang anggota Inafis.

Korban menurut penelusuran Kompasnasional di TKP ternyata adalah anak seorang Perwira Menengah Polisi (purn) Bisara Butarbutar dan ibunya br.Sitorus dan Lisbeth Martha Butar Buta ini merupakan anak ke 3 dari 8 bersaudara, sementara saat sekarang ini saudaranya lagi membangun rumah si korban.

Korban baru 7 tahun menjadi PNS, sebelumnya korban sempat 11 tahun menjadi guru honor, dan pernah menikah dengan marga Situmorang tetapi sudah pisah,tutur warga setempat marga Butarbutar, dia juga menambahkan bahwa si korban ini orangnya baik.

Baca Juga  Walikota Tutup Kompetisi Bola Voli Samora Cup, Samora FC Libas Deli Serdang Skor 3:0

Humas Polres Toba IPTU Pol Bungaran Samosir menyampaikan bahwa, Kepolisian Resor Toba (Polres Toba)  bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Polda Sumatera Utara) unruk menggungkap kasus pembunuhan tersebut,demikuan Bungaran.

Team terdiri dari 3 unsur, yaitu 1 team dari Inafis , 2 tim dari Jantanras Polda , dan  pihak Kepolisian saat ini terus mendalami kasus ini, karena kasus ini sedang dalam tahap pengembangan dan penyelidikan,ujarnya.

Mudah2an kasus ini secepatnya dapat terungkap sesegera mungkin,lanjut Bungaran.

Saat acara pengebumian hadir, Bupati Toba Ir.Poltak Sitorus dan Wakil Bupati Tony Sinanjuntak,SE didampingi Sekda Toba Drs.Audhy Murpi Sitorus,Kadisdukcapil Drs.Bonar M.T Butarbutar dan Camat Bonatua Lunasi Judiman Silitonga SE. ( LamS)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Harap Warkop Jadi Pelopor Prokes

Berita

Pererat Sinergitas, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Perdana Kapolda Kalbar

Berita

Musibah Kebakaran Menimpa 2 Rumah di Sekadau, Ini Penjelasan Kasat Reskrim

Berita

Serah terima jabatan Camat Lahusa dilaksanakan di Aula Kantor Camat

Berita

Gara-Gara Nongkrong saat Pandemi Corona, 16 Orang Jadi Tersangka, Ancaman 1 Tahun Penjara & Denda Sebesar Rp 100 Juta

Berita

Masyarakat Kapuas Hulu Yakini Vaksin Bantu Tingkatkan Imunitas Terhadap Covid-19

Berita

Duduk Perkara KPK Geledah Kantor BI, Diduga Dana CSR Masuk Kantong Pribadi

Berita

5 Pejabat dan 17 Pejabat Administrator di Pemkab Samosir Dilantik