Kompas Nasional I Simalungun
Diduga mengalami struk,
Ibu Jubaidah saat turun dari Angkutan Umum Sinar Bangun langsung jatuh dan tertidur disamping Pohon Mahoni di Jalan Sangnawaluh, tepatnya di depan Komplek Griya Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Sumatra Utara, pada Sabtu (18/07/2020) sekira pukul 10.00 WIB.
Kejadian ini sempat jadi tontonan masyarakat yang melintas dan warga yang sedang ngopi di Warkop Kopi Griya milik Panjaitan. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Sangnawaluh sempat jadi macet.
Amatan Kompasnasional.com dilokasi kejadian, sesekali dengan suara tersengal, korab minta tolong dengan mata tertutup.
Tidak hanya itu, jari tangan kanan korban borgoyang, kaki kiri terlipat dan terdengar lagi suara memanggil “tolong pak…tolong pak,” kata korban.
Salah satu warga menyambut suara korban yang minta tolong dengan mengatakan, “tolong pak Polisi, Tolong Pak TNI” kata pria yang belakangan diketahui namanya Ijul, kepada petugas Polisi Lalu Lintas Melthony dari Polres Pematangsiantar dan kepada
Nasrudin Gultom Anggota TNI dari Koramil O8 Pematangsiantar, yang keduanya baru tiba di lokasi kejadian.
“Ia pak, jawab Anggota TNI dengan megatakan, bukan kita tidak mau menolong, ini suasana COVID-19. Kita lagi menunggu petugas Puskesmas,” jawab Nasrudin Gultom.
Lanjut Nasrudin, “Secara kemanusiaan kita sudah salah, tetapi karena COVID-19, kita tunggu petugas Puskesmas Rambung Merah untuk mengangkat ibu ini sesuai dengan SOP Protokol COVID-19,” ujarnya sambil menegur Ijul warga yang sempat berkominikasi dengan korban untuk jaga jarak.
Menurut Ijul, Ibu ini bernama Jubaidah warga Bandar Marsillam yang bekerja di Keludahan.
“Tadi sempat saya lihat KTPnya, namanya Ibu ini Jubaidah warga Bandar Marsillam yang bekerja di Kelurahan,” sebut Ijul kepada Kompasnasional.com.
Amatan Kompasnasional.com di lokasi kejadian, Melthony Petugas Polisi Lalu Lintas Polres Kota Pematangsiantar, sibuk mengatur lalu lintas sambil menunggu petugas medis.
Namun karena belum tiba!, “lama sekali” sahut anggota Polantas ini sambil memutar kenderaan dinasnya dan langsung tancap gas menjemput petugas Puskesmas Rambung Merah yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Lagi-lagi petugas Puskesmas juga tak kunjung tiba di lokasi. Tidak ada pilihan, secara tidak sengaja ada Mobil Ambulance logistik BK 1195 T milik Puskesmas Tapian Dolok sedang parkir di Komplek Griya.
Dengan sigap, Rolen Saragih SKM yang diketahui sebagai Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Simalungun, langsung mengemudikan Ambulance dan merapat ke dekat korban yang berjarak sekitar 50 meter.
Dengan peralatan seadanya yaitu, masker dan sarung tangan yang diberikan Rolen kepada Anto Sumbayak Ketua Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) bersama Nasrudin Anggota Koramil O8 dan Ijul langsung mengangkat Ibu Jubaidah ke dalam Ambulance yang beralaskan terpal plastik dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Perdagangan.
Terkait dengan mobil Ambulance tidak seperti mobil Ambulance biasanya, Ambulance ini merupakan kenderaan logistik.
“Ambulance ini untuk angkutan logistik,” kata Anto Sumbayak mitra kerja Rolen Saragih dari Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun.
Menurut Anto Sumbayak Ketua P-AP3I, saat mengangkat ibu itu kedalam Ambulance, badan ibu itu sudah kaku, ada dugaan saat turun dari Angkutan Umum, ibu ini langsung struk, pungkasnya.
Penulis: Nilson Pakpahan






