Home / Kesehatan

Jumat, 8 Januari 2021 - 13:18 WIB

Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam

Viewer: 561
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional l Agar tubuh dapat berfungsi optimal kita memerlukan berbagai zat gizi dan juga mineral, salah satunya natrium atau lebih dikenal sebagai garam.

Fungsi natrium pada tubuh antara lain menjaga keseimbangan asam-basa cairan tubuh, menjaga keseimbangan cairan, menjaga tekanan darah normal bersama dengan kalium, hingga membantu penyerapan glukosa di usus.

Asupan garam yang direkomendasikan setiap hari tak lebih dari 5 gram per orang atau sekitar satu sendok teh.

Kelebihan asupan garam berdampak negatif bagi kesehatan, mulai dari memicu hipertensi, hingga penyakit jantung.

beberapa tanda tubuh kelebihan asupan garam :

  • Haus terus-menerus
    Karena tubuh butuh air lebih banyak untuk mengembalikan keseimbangan garam dalam sel.
  • Pembengkakan
    Kebanyakan garam juga memicu penumpukan cairan pada jaringan tubuh, misalnya di jari atau pergelangan kaki. Kondisi ini disebut edema, pembengkakan karena kelebihan cairan di jaringan tubuh.
  • Tekanan darah meningkat
    Kelebihan asupan natrium akan meningkatkan tekanan darah.
  • Kemampuan berpikir menurun.
  • Sering merasa makanan kurang asin
    Karena terbiasa mengonsumsi banyak garam, kita jadi mudah merasa masakan kurang terasa asin.
Baca Juga  Face Shield tak Efektif Jebak Aerosol Secara Menyeluruh

Jika Anda mengalami tanda-tanda tersebut, mulailah membatasi asupan garam. Perhatikan kandungan dalam makanan kemasan yang dikonsumsi dengan membaca labelnya.

Menurut Prof.Hardinsyah dari Departemen Gizi Masyarakat IPB, penggunaan bumbu masakan yang tinggi natrium juga perlu diwaspadai. Misalnya saja garam meja, shoyu, kecap, saus tomat, atau pun margarin.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Catat 385 Kasus DBD di Pekanbaru

“Kita juga dapat mencari alternatif kombinasi bumbu yang menurunkan natrium tapi masakan tetap lezat, misalnya penggunaan MSG karena memberi rasa umami,” katanya dalam acara webinar yang diadakan Pergizi Pangan Indonesia beberapa waktu lalu.

Beberapa penelitian di luar negeri seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam.

“Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” lanjutnya.

Jumlah subtitusi MSG yang digunakan tergantung pada jenis pangan dan pengolahannya. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lagi, Seorang Pasien Covid-19 Siantar Meninggal Dunia

Kesehatan

Dekan FEM IPB: Daun kelor khasiatnya lebih baik dari jeruk dan wortel

Kesehatan

Pulang dari Jakarta dalam Kondisi Sakit, Tiga Pemudik Asal Wonogiri Meninggal, Positif Covid-19

Kesehatan

Kemenkes Minta Anji Tanggung Jawab Terkait Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto

Berita

Dikarenakan Kelelahan,Siswa SPN Polda Kepri Meninggal Dunia

Kesehatan

Pemburu Harimau Sumatera Semakin Leluasa Bergerak Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan

Tim Mitigasi IDI: Klaster Demo Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Kesehatan

Efeknya Berbahaya Bagi Tubuh, Mulai Hentikan Kebiasaan Makan dan Minum Sambil Berdiri! Ketahui Apa Saja Dampaknya untuk Tubuh