Home / Berita

Jumat, 6 Agustus 2021 - 13:06 WIB

Tampung PMI Luar Daerah, Bupati Satono: Tanggung Jawab Pemerintah Dimasa Pandemi

Viewer: 544
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Sambas Kalbar. Kompas Nasional.com.Penetapan pada status zona merah dan penerapan PPKM level 4 di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bupati Sambas, Satono mengatakan selain Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit penuh, Sambas yang juga merupakan wilayah perbatasan dan perlintasan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai daerah.

“Sesuai prosedurnya, bagi siapapun yang masuk ke Indonesia, melalui pintu perbatasan harus bebas Covid-19. Karena kita punya perbatasan, jadi PMI yang melintas itu bukan hanya orang Sambas. Banyak juga dari NTB, Sulawesi. Pulau Jawa dan luar Kabupaten Sambas,” ujar Satono, pada Kamis 5 Agustus 2021.

Baca Juga  Jalin tali silaturahmi Pos Saparan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty bersama masyarakat membersihkan halaman SDN 05 Saparan

Dijelaskan Satono, terkait fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Sambas. Mengakatakn disinyalir Pemda Sambas telah menampung dan menyediakan tempat karantina bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi PMI di Malaysia. Menurutnya Itu adalah bentuk rasa kemanusiaan dan tanggung jawab pemerintah di masa pandemi ini.

“Mereka sebelum kembali ke kampung halaman, di karantina dulu, sebelum masuk karantina di swab, dan hasilnya tidak langsung keluar, dikirim dulu ke Pontianak berapa hari baru keluar. Jadi mereka di karantina di sini. Namun ini adalah bentuk kepedulian kita kepada seluruh WNI. Semoga apa yang kita lakukan diridhai Allah Subahanahu Wa Ta’ala,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkab Halsel Gelar Upacara Hut RI ke 76 di Halaman Kantor Bupati

Agar bisa keluar dari zona merah, Bupati Satono meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes). Menurutnya bukan hanya menjaga prokes saja, namun harus selalu memanjatkan do’a kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Ingat prokes 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu. Ikhtiar prokes ini jangan lengah sembari berdoa kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala. Tanpa campur tangan Allah Subahanahu Wa Ta’ala, kita tidak akan mampu,” harapnya.

(Kabiro : Darwis)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPW JPKP Sumut Kecam Tindakan Anarkis Terhadap LSM dan Wartawan di Tapanuli Tengah

Berita

Atas Korban Tenggelam Kapal Wisata PLTA Koto Panjang, Bupati Kampar Ucapkan Belasungkawa.

Berita

KPK Periksa Humas PN Jaksel Terkait Kasus Suap Hakim

Berita

PT. Indonesia Power PLTU Kalbar dan PT. Cogindo Bangun Silaturahmi Bersama Polda Kalbar

Berita

Gubernur Kalbar Harus Àda Kepedulian Para Dewan Guru

Berita

Personil Polsek Sayan Bertemu Langsung Akrab Bersama Warganya 

Berita

PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR GELAR KONFERENSI PERS

Berita

Incar Tali Pocong, Irfan Bongkar Makam Temannya