Home / Berita

Jumat, 6 Agustus 2021 - 13:06 WIB

Tampung PMI Luar Daerah, Bupati Satono: Tanggung Jawab Pemerintah Dimasa Pandemi

Viewer: 553
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Sambas Kalbar. Kompas Nasional.com.Penetapan pada status zona merah dan penerapan PPKM level 4 di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bupati Sambas, Satono mengatakan selain Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit penuh, Sambas yang juga merupakan wilayah perbatasan dan perlintasan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai daerah.

“Sesuai prosedurnya, bagi siapapun yang masuk ke Indonesia, melalui pintu perbatasan harus bebas Covid-19. Karena kita punya perbatasan, jadi PMI yang melintas itu bukan hanya orang Sambas. Banyak juga dari NTB, Sulawesi. Pulau Jawa dan luar Kabupaten Sambas,” ujar Satono, pada Kamis 5 Agustus 2021.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana 2022

Dijelaskan Satono, terkait fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Sambas. Mengakatakn disinyalir Pemda Sambas telah menampung dan menyediakan tempat karantina bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi PMI di Malaysia. Menurutnya Itu adalah bentuk rasa kemanusiaan dan tanggung jawab pemerintah di masa pandemi ini.

“Mereka sebelum kembali ke kampung halaman, di karantina dulu, sebelum masuk karantina di swab, dan hasilnya tidak langsung keluar, dikirim dulu ke Pontianak berapa hari baru keluar. Jadi mereka di karantina di sini. Namun ini adalah bentuk kepedulian kita kepada seluruh WNI. Semoga apa yang kita lakukan diridhai Allah Subahanahu Wa Ta’ala,” imbuhnya.

Baca Juga  Peduli Kelestarian Lingkungan, Rindam XII/Tpr Laksanakan Aksi Tanam Sejuta Pohon

Agar bisa keluar dari zona merah, Bupati Satono meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes). Menurutnya bukan hanya menjaga prokes saja, namun harus selalu memanjatkan do’a kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Ingat prokes 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu. Ikhtiar prokes ini jangan lengah sembari berdoa kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala. Tanpa campur tangan Allah Subahanahu Wa Ta’ala, kita tidak akan mampu,” harapnya.

(Kabiro : Darwis)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemutihan PKB Dan BBNKB Di Samsat Tapsel Tampak Sepi

Arsip

Ini Kata Bupati Dedy Soal Banyak Monyet di Jatiluhur Turun Gunung

Arsip

Van Warna Putih Berjalan Zig-zag di Jalanan Kota Barcelona Tewaskan 13 Orang

Berita

Sekda Kembali Jadi Orang Pertama Divaksin Sinovac Di Tapsel Tahap Kedua

Berita

PERKUMPULAN MACAN KOTA SINGKAWANG BAGIKAN SEMBAKO DAN MASKER GERATIS KEPADA MASYARAKAT.

Berita

Ini Daftar Penumpang Heli Jatuh di Kendal, 4 Perwira TNI AD Meninggal

Berita

24 Tengkorak Manusia Gagal Diselundupkan ke Belanda dari Bali
Foto aksi tolak RKUHP di depan gedung DPR

Berita

Media Asing Soroti Ancaman RI Jadi Otoriter usai Sahkan KUHP Baru