Kompas Nasional l SIANTAR-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Persiapan, Jalan Pane, Kota Pematangsiantar gelar simulasi PembelajaranTatap Muka.(PTM) Rabu 28 April 2021 secara terbatas dengan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat.
Satu tahun lamanya siswa dan guru tidak melakukan proses belajar dan memgajar secara tatap muka akibat Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia yang membuat dunia Pendidikan terpuruk ,untuk memenuhi kerinduan juga momen yang sangat di tunggu-tunggu hari ini SMK Swasta Persiapan melaksanakan simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka.
Adapun Simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka yang di gelar untuk menyambut persiapan proses belajar mengajar tatap muka langsung di tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang, hal ini dikatakan Kepala sekolah SMK Swasta Persiapan Edwin TH Simanjuntak SE.Mpd saat memantau lansung simulasi PTM.
Amatan awk media di lokasi simulasi, nampak Siswa SMK Persiapan sangat antusias mengikuti simulasi PTM, sejak siswa datang memasuki pintu gerbang sekolah mereka semua memakai masker dan diperiksa suhu tubuhnya dengan thermo gun, kemudian di wajibkan cuci tangan dengan berbaris satu persatu sesusi petunjuk jalur dengan tetap menjaga jarak.

Kegiatan Simulasi PTM menerapkan prokes yang sangat ketat, sebelum memasuki ruangan kelas siswa-siswi diberikan pengarahan dari kepala sekolah dan guru serta diawasi dengan ketat pada waktu berada didalam lingkungan sekolah.
Dalan keterangannya Kepala SMK Swasta Persiapan Edwin TH. Simanjuntak SE,MPd menjelaskan, bahwa simulasi pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara terbatas artinya PTM ini di laksanakan selama dua minggu yang di bagi menjadi dua .
Nanti satu minggu, peserta didik yang mengikuti 50% dari masing-masing jurusan dan 50% dari masing-masing jurusan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sacara daring. Tuturnya.
Semua peserta didik masing-masing jurusan SMK Swasta Persiapan mengikuti simulasi yakni jurusan Teknik kendaraan ringan (TKR), Teknik mesin produktif (TP), Teknik elektronika (TAV), Teknik instalansi tenaga listrik, teknik komputer dan jaringan, Multimedia, dan Teknik sepeda motor.

Edwin juga mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan simulasi PTM ini kita harus membuat surat kesanggupan pernyataan melaksanakan PTM sesuai kebiasaan baru dan protokol kesehatan.
Satuan pendidikan mesti melakukan identifikasi dan edukasi penjegahan Covid-19 secara intensif kepada warga satuan pendidikan juga harus nelakukan pengisian dan pemenuhan daftar periksa, bahkan menperoleh penilaian “siap” dari Tim verifikasi , juga satuan pendidikan telah memperoleh izin PTM dari orang tua/wali siswa, serta memperoleh izin penyelenggaraan uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka.dari yang berwenang. Kata Edwin Simanjuntak.
Masih kata Edwin, kegiatan simulasi PTM yang kita laksanakan sesuai anjuran dari Dinas Pendidikan Prov. Sumut melalui Cabdis Siantar dengan jumlah peserta didalam kelas 50%. Jadi siswa yang tidak masuk mengikuti Simulasi PTM tetap dilaksanakan PJJ (daring). Kegiatan Simulasi ini dilaksanakan mulai jam 07.30 sampai jam 11.00 WIB.
Edwin juga berharap, simulasi ini berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan klaster-klaster baru Covid-19, juga dengan adanya simulasi ini semangat siswa dalam belajar semakin bertambah, sehingga ilmu peserta didik semakin maju terampil dalam dunia usaha dan dunia industri. Tutupnya.
Toni Tambunan






