Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 08:25 WIB

SMA – SMK Curi Start PTM 100 Persen, Cabdis Siantar : Jangan Main-main! 

Viewer: 550
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 55 Detik

Kompas Nasional  l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui Cabang Dinas (Cabdis) Siantar menegaskan bahwasanya pembelajaran tatap muka (PTM) pada semester II tahun ajaran 2021/2022  untuk tingkat SMA/SMK masih melaksanakan PTM terbatas.

Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terbaru berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 tertanggal 21 Desember 2021 agar setiap daerah untuk menggelar PTM 100 persen.

Amatan awak media, sejumlah sekolah tingkat atas tersebut telah mencuri start untuk melaksanakan PTM 100 persen. Bahkan pihak sekolah pun tidak menjalankan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 188.54/39/INST/2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi Covid-19 dan SKB 4 Menteri. 

Menanggapi hal tersebut ketika dikonfirmasi pada Kasi SMA dan PK Cabdis Siantar Drs. Hamonangan Aruan, didampingi Kasubbag Awaludin menegaskan agar pihak sekolah tidak mengabaikan PTM Terbatas di masa pandemi Covid-19 berdasarkan Ingub fan SKB 4 Menteri. 

Baca Juga  Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Tim Kemenkopolhukam RI

“Belum ada surat keputusan dan Gubernur Sumatera Utara melalui Dinas pendidikan untuk mengganti PTM Terbatas menjadi 100 persen. Jangan main-main! sekolah yang mencuri start PTM,”tegas Aruan, Senin (10/1/22). 

Dia menjelaskan, jika mengacu pada instruktur gubernur dan SKB 4 menteri tentang mekanisme PTM terbatas, jumlah jam pelajaran diatur sebanyak dua kali seminggu dengan dua jam per hari. Namun, setiap rombongan belajar (kelas) maksimal diikuti 50 persen siswa dengan prinsip belajar secara bertahap. 

“Bukan, menggelar pembelajaran tatap muka terbatas setiap hari dengan jumlah peserta didik 100 persen dari kapasitas ruang kelas. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) alias dilakukan secara daring masih terus dilakukan,” terang Aruan. 

Baca Juga  Kapolri Minta Polwan Raih Lagi Kepercayaan Masyarakat Lewat Pendekatan Humanis 

Maka dari itu, dia meminta pada seluruh pimpinan satuan pendidikan agar mengikuti pedoman dari SKB Empat Menteri meski belum ditemukan kasus Covid-19 selama PTM, masyarakat semua harus tetap waspada terhadap risiko penularan Covid-19. Apalagi adanya penemuan kasus virus yang baru yaitu Omicron. 

Aruan berjanji, Cabdis Siantar akan menindaklanjuti satuan pendidikan yang curi start menggelar PTM 100 persen dengan menerjunkan tim pengawas ke sekolah. Cabdis juga akan memanggil pihak sekolah yang curi start menggelar PTM. Dan memberi sanksi jika tetap melanggar ketentuan yang berlaku seperti menghentikan pelaksanaan PTM di sekolah tersebut.

“Semua sekolah diminta mohon bersabar sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari Gubernur Sumatera Utara melalui dinas pendidikan. Karena semuanya sudah ada aturannya,” tutupnya. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty adakan Penyuluhan Kesehatan Gigi Untuk Anak Usia Dini di perbatasan

Berita

Wali Kota Tutup Acara Festival Da’i Cilik Se Kota Padang Sidempuan

Berita

Anwar Fuady: Sys NS Teman yang Baik, Orang yang Hangat

Berita

Peringati HDI, Walikota Siantar Minta Semua Peduli Terhadap Penyandang Disabilitas

Berita

Badan Kepegawaian Daerah Pematangsiantar Sosialisasikan Aplikasi Siantarman Untuk Pelayanan Kepegawaian

Berita

Semarak HUT ke -77 Kemerdekaan RI, Pemerintah Desa Lihai Gelar Perlombaan 

Berita

Gunakan Pesawat Tanpa Awak, Topdam XII Lakukan Surpanel

Berita

Wakil Bupati Samosir Hadiri Pelantikan  Korwil PPNP  Situmorang  Lumban Nahor Bona Pasogit