Home / Berita

Kamis, 23 September 2021 - 23:04 WIB

Simulasi PTM Terbatas Jenjang SD-SMP Siantar Sudah Dimulai, Sejumlah Orang Tua Masih Kuwatir

Viewer: 420
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Beragam komentar dari orang tua murid jenjang pendidikan SD dan SMP mewarnai dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada hari ini, Kamis (23/9/21). 

Meskipun PTM perdana tersebut masih bersifat simulasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Tapi orang tua cenderung berhati-hati sekaligus memantau situasi dan kondisi saat pembelajaran tatap muka terbatas digelar.

Amatan awak media dibeberapa lokasi sekolah yang mengelar PTM terbatas itu, masih ada orang tua yang tetap menunggu anaknya di lokasi yang tidak jauh dari sekolah tersebut. Padahal, para guru sudah memberitahu untuk tidak menunggu anaknya hingga jam pelajaran selesai. Agar tidak menimbulkan kerumunan didepan sekolah. 

Baca Juga  Wali Kota Sebut Ada 14 Warga Pontianak Korban Sriwijaya Air SJ-182

“Kami orang tua setuju aja sekolah dibuka kembali, tapi masih ada rasa khawatir. Iyu makanya saya tidak mau pulang, nungguin anak aja sampai selesai,”ucap Rahma. 

Senada dengan Rahma, B. Silalahi(45), menyambut baik kebijakan pembelajaran tatap muka. Bahkan dia bilang anaknya juga antusias begitu ada wacana sekolah tatap muka. Namun, dia menyayangkan Informasi tersebut sangat mendadak. 

“Informasinya mendadak, kami pun terburu-buru jadinya. Tadi malam baru disuruh,”sebut B. Silalahi. 

Baca Juga  Hadiri Natal Oikumene, Pangdam XII/Tpr Ajak Umat Bangun Kebersamaan dan Kokohkan Kerukunan

Dia juga menginginkan agar protokol kesehatan yang diterapkan dalam pembelajaran tatap muka harus semakin ketat. Terutama di dalam lingkungan sekolah, karena bisa saja potensi kerumunan yang ditimbulkan ada pada saat pembelajaran di sekolah nanti. 

Shinta (28) juga menuturkan yang sama dengan orang tua lainnya bahwa ia bahagia karena anaknya bisa sekolah tatap muka lagi. Pasalnya, anaknya yang baru duduk di kelas satu SD ini belum pernah merasakan bagaimana belajar di sekolah. 

“Kalau prokes, ya itu memang harus ditaati sekali supaya aman. Apalagi tempat cuci tangan itu harus ada dan bersih,”tukasnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Siantar Rapat Koordinasi Bersama Ketua KPK

Berita

Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Terima Audiensi Pengurus SMSI Tapanuli Utara.

Arsip

Menteri Jonan: Target Negosiasi Kontrak Freeport Selesai Akhir Juli

Berita

PT. Rafi Kamajaya Abadi Menerima Penghargaan Kontributor Penerimaan Terbesar Dari KPP Pratama Sintang

Berita

Tim Gabungan Tapsel Laksanakan Patroli Gabungan Skala Besar Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Berita

Berita Psp. Sri Ramadhani Perwakilan Kota Psp Raih Juara 1 Tilawah Qur’an Remaja Putri

Berita

Supervisi Ketua TP. PKK Taput di Desa Aek Siansimun, Harapkan Seluruh Elemen Harus Saling Mendukung.

Berita

Samsung Galaxy S9 Akan Punya Pendeteksi Wajah Secanggih iPhone X